kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Hasil Pertemuan Kedua dengan MSCI:BEI Bakal Terbitkan Shareholders Concentration List


Rabu, 11 Februari 2026 / 17:52 WIB
Hasil Pertemuan Kedua dengan MSCI:BEI Bakal Terbitkan Shareholders Concentration List
ILUSTRASI. Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menerbitkan shareholders concentration list atau daftar saham yang terindikasi memiliki pemegang saham yang terkonsentrasi, 

Jeffrey Hendrik, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI mengatakan, list tersebut sudah diterapkan di Hongkong. “Tentunya dengan implementasi ini akan lebih meningkatkan transparansi dan integritas pasar kita ke depannya,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung BEI, Rabu (11/2/2026).

Jeffrey mengatakan, pertemuan dengan MSCI hari ini (11/2) merupakan yang kali kedua. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) juga ikut dalam pertemuan ini.

Baca Juga: Ini Hasil Pertemuan SRO dengan MSCI, Ada Tiga Poin yang Jadi Concern

Sayangnya, kata Jeffrey, pihak self regulatory organization (SRO) Tanah Air tak bisa menyampaikan secara detail isi dari pertemuan tersebut.

Namun, pertemuan itu diakui berlangsung secara konstruktif layaknya pertemuan sebelumnya.

“Kami membahas detail dari tiga rencana aksi yang sudah disampaikan sebelumnya,” ungkapnya.

Pertama, pembukaan data pemegang saham di atas 1%. Kedua, data investor yang lebih granular.

Baca Juga: Ini Bocoran Danantara Soal Pertemuan SRO dengan MSCI Sore Ini

Ketiga, progres dari implementasi peraturan IA tentang pencatatan yang mensyaratkan free float dari 7,5% menjadi 15%. 

“Sebagai komitmen untuk meningkatkan transparansi dan integritas pasar, kami juga tentu melihat best practice yang ada di bursa-bursa global,” tuturnya.

Lebih lanjut, Jeffrey mengatakan, bahwa publikasi pemegang saham hingga 1% akan meningkatkan transparansi pasar, termasuk dengan tambahan informasi dan data ke publik dari langkah tersebut.

“Dari analisis awal kami, pengungkapan pemegang saham di atas 1% tidak akan membuat terlalu banyak jumlah data tambahan yang akan dipublikasikan,” katanya.

Baca Juga: IHSG Terkoreksi Respons Mundurnya SRO, Asing Mulai Masuk Pasca Pertemuan MSCI

Selanjutnya: India Tegaskan Larangan Rokok Elektronik, Tolak Tekanan Philip Morris

Menarik Dibaca: 5 Makanan yang Bagus untuk Meningkatkan Kesehatan Kulit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×