kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.791
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,00%

BEI: Pengalihan saham BFI Finance sesuai aturan

Sabtu, 01 September 2018 / 18:35 WIB

BEI: Pengalihan saham BFI Finance sesuai aturan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan perpindahan sebanyak 32,32% saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) yang diklaim milik PT Aryaputra Teguharta (APT) sesuai aturan. Soal ini pula yang BEI sampaikan kepada Bareskrim Mabes Polri.

"Kami kooperatif, dan telah menjawab semua pertanyaan berhubungan dengan laporan keuangan, termasuk perubahan pemegang saham," jelas I Gede Nyoman Yetna, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Jumat (31/8).


Tim dari BEI memastikan proses perpindahan tersebut dari periode tertentu hingga saat ini sudah sesuai dengan prosedur dan dilakukan secara good corporate governance (GCG). Sebab, pemindahan itu telah melalui RUPSLB dan disetujui pemegang saham.

BEI juga punya aturan yang mewajibkan emiten melaporkan perubahan kepemilikan pemegang saham yang lebih dari 5%. Sehingga, kalau ada yang tidak sesuai, bursa sudah lebih dulu mempertanyakan hal tersebut.

Ihwal sengketa saham BFIN ini berawal ketika PT Ongko Multicorpora mendapat fasilitas kredit dari BFIN. Sebanyak 111,8 juta saham APT dan 98,39 juta saham Ongko di BFIN jadi jaminannya.

Namun kemudian, semua saham dari dua entitas itu dibeli oleh Law Debenture Trust Corporation, perusahaan offshore trustee yang berasal dari Inggris. Penyebabnya, BFIN terjerat PKPU.

Hal itu yang menurut APT menyalahi hukum. Menurut perusahaan ini, pengalihan saham dilakukan tanpa persetujuan APT. Kegeraman APT memuncak setelah sebagian saham BFIN yang didalamnya diklaim masih ada kepemilikan APT kini akan dijual ke sejumlah pihak, salah satunya Compass Banca.

Terkait hal itu, APT bahkan mengancam akan menggugat BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebab, keduanya dinilai tidak menunjukkan wujud perlindungan kepada investor. APT menuntut BFIN dikenakan forced delisting.

Namun, permintaan tersebut ditolak dengan tegas. "Sepanjang kasus hukum yang ada tidak mengakibatkan dampak pada peran bursa di atas, maka perdagangan efek dapat terus berlangsung," tegas Nyoman.


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri, Yoliawan H
Editor: Wahyu Rahmawati

0

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0819 || diagnostic_web = 0.3825

Close [X]
×