kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Begini dampak ketegangan hubungan AS-China terhadap pergerakan IHSG


Senin, 01 Juni 2020 / 20:22 WIB
ILUSTRASI. Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat dibukanya perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/5/2020). IHSG dibuka menguat 32,16 poin atau 0,71 persen ke posisi 4.578,11 pada pukul 09.25 WIB. ANTARA F


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Meski demikian, sentimen baru dari kondisi global masih memberikan kekhawatiran akan pemulihan kondisi ekonomi dunia. Akibatnya, sentimen global tersebut akan berdampak kepada IHSG.

“Walaupun demikian, adanya potensi ketidakstabilan di negara barat justru memberikan arah baru para investor untuk menempatkan investasi di pasar Negara berkembang (emerging market),” tutur Aria kepada Kontan.co.id, Senin (1/6).

Baca Juga: Diwarnai sentimen negatif dari global, begini proyeksi pergerakan IHSG bulan Juni

Selain itu, gejolak yang terjadi di Amerika Serikat saat ini belum price in terhadap pasar di regional Asia.

Secara siklus, Aria menilai frekuensi pelemahan IHSG lebih besar terjadi di bulan Juni. Proyeksi dia, IHSG akan berada di rentang antara 4.440- 4.950 pada bulan Juni 2020.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×