Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Perusahaan penjualan dan penyewaan infrastruktur telekomunikasi, PT Bach Multi Global akan menggelar penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO).
Melansir laman e-IPO, calon emiten dengan kode saham BACH ini menawarkan maksimal 615 juta saham baru atau setara dengan 15,06% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca IPO.
Dalam masa penawaran awal alias bookbuilding, BACH mematok harga IPO di kisaran Rp 400–Rp 500 setiap sahamnya. Dus, BACH berpotensi meraup dana segar Rp 246 miliar–Rp 307,50 miliar.
Rencananya sekitar Rp 91,02 miliar dari dana IPO setelah dikurangi berbagai biaya emisi akan digunakan untuk pembayaran sebagian utang kepada PT Bank Permata Tbk atas fasilitas pinjaman jangka pendek.
Baca Juga: Harga Emas Lesu Akibat Suku Bunga Tinggi, Simak Prospeknya hingga Akhir Tahun
Kemudian sisanya sekitar Rp 213,48 miliar akan digunakan sebagai modal kerja oleh BACH, yaitu dalam rangka pembelian genset untuk dijual maupun disewakan.
Dalam pembelian genset ini, BACH sudah menggelontorkan uang muka sebesar Rp 18,18 miliar.
Masa penawaran awal berlangsung mulai Senin (22/6) sampai dengan 24 Juni 2026. Untuk melancarkan aksi korporasi ini, BACH menggandeng PT Erdikha Elit Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














