kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

AUM Reksadana Pasar Uang Turun, Tanda Perekonomian Domestik Membaik?


Rabu, 15 Maret 2023 / 21:30 WIB
AUM Reksadana Pasar Uang Turun, Tanda Perekonomian Domestik Membaik?
ILUSTRASI. Reksadana.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meskipun mengalami penurunan dana kelolaan alias asset under management (AUM), reksadana pasar uang diperkirakan masih akan diminati masyarakat di tahun 2023.

AUM reksadana pasar uang pada Februari 2023 tercatat turun dari bulan Januari 2023. Melansir data OJK, AUM reksadana pasar uang pada Februari 2023 sebesar Rp 82,9 triliun.

Angka itu turun dari AUM reksadana pasar uang pada bulan Januari 2023 yang tercatat Rp 88,6 triliun.

Fund Manager STAR Asset Management Clara Halim mengatakan, penurunan kemungkinan terjadi karena kondisi ekonomi Indonesia yang sudah membaik.

Baca Juga: Dana Kelolaan (AUM) Reksadana Pasar Uang Turun di Februari 2023, Ini Sentimennya

Menurut Clara, secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi tumbuh sebesar 5,31% sepanjang tahun 2022 diikuti dengan pertumbuhan loan yang juga tumbuh positif sebesar 10,2% di bulan Januari 2023.

“Aktivitas ekonomi yang baik meningkatkan confident pasar dan investor untuk menggunakan uangnya untuk keperluan working capital atau konsumsi pribadi, sehingga menyebabkan penurunan AUM reksadana pasar uang,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Rabu (15/3).

Meskipun AUM reksadana pasar uang pada bulan Februari turun, tetapi dari sisi produk, reksadana pasar uang justru memiliki volatilitas rendah, sehingga cocok untuk kondisi pasar yang sedang tidak pasti seperti saat ini.

Selain itu, kenaikan suku bunga deposito dan yield obligasi juga mengikuti suku bunga BI, sehingga berdampak positif terhadap imbal hasil reksadana pasar uang.

“Dengan kondisi perekonomian yang membaik di tahun 2023 ditambah dengan sifat produknya, diharapkan kinerja reksadana pasar uang bisa meningkat di tahun ini,” paparnya.

Clara memaparkan, AUM reksadana pasar uang STAR AM per Februari 2023 sebesar Rp 153,3 miliar, turun sebesar 7,2% dibandingkan AUM Jan 23 yang sebelumnya sebesar Rp 165.2 bio.

“Hal itu disebabkan karena investor beralih ke STAR Stable Fund, yaitu produk reksadana pendapatan tetap dari Star AM,” paparnya.

Baca Juga: Turun di Awal Tahun, Dana Kelolaan Reksadana Pasar Uang Berpeluang Naik Lagi

Menurut Clara, rata-rata imbal hasil reksadana pasar uang STAR AM untuk sebulan terakhir sebesar 0,38%.

Terkait proyeksi imbal hasil di tahun 2023, Clara memprediksi return reksadana pasar uang di tahun 2023 sebesar 4.5%-4.75%.

“Perkiraan imbal hasil tersebut meningkat dibandingkan tahun 2022, di mana reksadana pasar uang STAR AM berhasil membukukan return sebesar 4%,” ungkapnya.

Untuk mencapai target tersebut, Star AM memfokuskan AUM reksadana pasar uang ke obligasi korporasi dengan komposisi 60-80% dan deposito dengan komposisi 20%-40% untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih baik.

“Sebagian dana kelolaan akan diinvestasikan ke obligasi korporasi dengan minimum rating A- untuk menghasilkan return yang optimal,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×