Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi jual bersih (net sell) investor asing kembali membayangi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Pada perdagangan Jumat (24/7/2026), investor asing membukukan net sell jumbo sebesar Rp 1,36 triliun di seluruh pasar, seiring anjloknya IHSG hingga 1,88% dan memperpanjang pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup turun 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43. Meski demikian, secara akumulatif selama sepekan terakhir, IHSG masih membukukan kenaikan tipis 0,34%.
Baca Juga: Intip Saham yang Banyak Dikoleksi Asing Saat IHSG Melemah 1,88% di Akhir Pekan
Tekanan jual terjadi secara merata di seluruh sektor sehingga tidak ada satu pun indeks sektoral yang mampu bertahan di zona hijau.
Pelemahan terdalam dialami sektor barang konsumer nonprimer yang merosot 3,04%, diikuti sektor barang baku 3,02%, energi 2,82%, transportasi 2,70%, dan keuangan 2,00%.
Sementara itu, sektor infrastruktur turun 1,63%, perindustrian melemah 1,47%, barang konsumer primer terkoreksi 1,45%, teknologi turun 1,41%, properti dan real estat melemah 1,16%, serta sektor kesehatan terkikis 0,26%.
Besarnya net sell asing menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan IHSG hingga kembali ditutup di zona merah.
Aktivitas perdagangan di BEI mencatat volume 37,58 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 17,60 triliun.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 587 saham melemah, 104 saham menguat, dan 105 saham ditutup tidak berubah.
Baca Juga: IHSG Anjlok Tiga Hari Beruntun, Ini Saham Rekomendasi Analis dan Proyeksi Pekan Depan
Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Jumat:
1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 639,69 miliar
2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 140,38 miliar
3. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 62,05 miliar
4. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 60,66 miliar
5. PT Timah Tbk (TINS) Rp 55,09 miliar
6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 51,6 miliar
7. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) RP 49,81 miliar
8. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 35,31 miliar
9. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) RP 34,48 miliar
10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 32,35 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














