kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.564   1,00   0,01%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

ARB 15% di BEI Mulai Berlaku 5 Juni 2023, Berikut Saran Analis


Selasa, 30 Mei 2023 / 09:22 WIB
ARB 15% di BEI Mulai Berlaku 5 Juni 2023, Berikut Saran Analis
ARB 15% di BEI Mulai Berlaku 5 Juni 2023, Berikut Saran Analis


Reporter: Helvana Yulian | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Normalisasi batas maksimal penurunan harga saham atau auto rejection bawah (ARB) 7% segera berakhir. 

Mulai Senin 5 Juni 2023 Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menaikkan ARB 7% menjadi 15% untuk semua rentang harga saham.

Terkait ketentuan ARB tersebut, BEI akan memberlakukan secara bertahap. Berbeda dengan ARB, batas auto rejection atas (ARA) tidak berubah. 

Tetap sebesar 35% untuk saham di kisaran harga Rp 50-Rp 200. 

Baca Juga: Asing Banyak Menadah Saham-Saham Ini di Tengah Koreksi IHSG Senin (29/5)

Lalu, 25% bagi saham di rentang Rp 2.000-5.000, dan 20% bagi saham dengan harga di atas Rp 5.000.

Seiring berlakunya ketentuan ARB 15%, investor perlu melakukan sejumlah persiapan. 

Dengan perubahan ARB, investor seharusnya tak lagi agresif berbelanja.

Martha Christina, Investment Information Team Head Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai, dengan ARB 15%, investor harus menyesuaikan risikonya dalam berburu saham. 

Ini terutama berlaku bagi investor yang baru masuk ke bursa saham di masa pandemi Covid-19 atau sejak berlakunya ARB 7%. 

"Ketentuan ARB 15% jadi sesuatu yang baru dan perlu penyesuaian," tutur Martha, Senin (29/5).

Baca Juga: Menakar Prospek Saham-Saham Incaran Asing dan Rekomendasi Analis

Martha menyarankan agar tetap mengikuti dan disiplin dengan trading plan yang sudah dimiliki. 

Investor juga harus tetap tenang sebelum bertransaksi. 

"Buat perencanaan sebelum memutuskan bertransaksi saham. Lalu, atur money management dengan baik," saran Martha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×