kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Menakar Prospek Saham-Saham Incaran Asing dan Rekomendasi Analis


Senin, 29 Mei 2023 / 11:04 WIB
Menakar Prospek Saham-Saham Incaran Asing dan Rekomendasi Analis
Menakar Prospek Saham-Saham Incaran Asing dan Rekomendasi Analis


Reporter: Aris Nurjani | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Investor asing sepertinya mulai percaya diri masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI). 

Selama sepekan lalu, asing konsisten mencatatkan beli bersih di pasar saham dengan nilai beli bersih (net buy) Rp 2,18 triliun.

Pada pekan lalu, asing banyak membeli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan nilai beli bersih Rp 667,57 miliar.

Namun di periode tersebut saham GOTO anjlok 9,57% ke harga Rp 104 per saham.

Baca Juga: Asing Net Buy Jumbo, Cermati Saham-Saham Koleksi Asing Selama Sepekan

Selanjutnya saham yang banyak dibeli asing adalah Bank Central Asia Tbk (BBCA), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Secara year to date (ytd) investor asing telah membukukan net buy sebesar Rp 19,19 triliun. 

Selama periode tersebut, menurut Kepala Riset Surya Fajar Sekuritas, Raphon Prima, investor asing banyak membeli saham emiten bank besar. 

Ini karena investor asing tertarik pada dividen yang diberikan oleh emiten bank big cap.

 

Ke depan, Raphon menyebut, tren beli asing masih akan tertuju pada saham-saham perbankan. 

Baca Juga: IHSG Terkoreksi, Ini Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing Selama Sepekan

Namun di sisi lain, dia melihat masih ada risiko kredit macet alias non perfoarming loan (NPL) atas efek krisis utang sektor BUMN konstruksi.

CEO Edvisor.id, Praska Putrantyo mengatakan, dividen menjadi daya tarik bagi para investor asing. 
Selain itu, konsumsi masyarakat menjadi katalis positif.

Praska rekomendasikan beli saham ASII  dan BBNI dengan target masing-masing Rp 7.000 dan Rp 9.600 per saham.

Kemudian beli saham ACES dan FILM dengan target harga masing-masing Rp 770 dan Rp 2.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×