kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Analis: Semoga Wall Street bisa mengangkat IHSG


Kamis, 08 Maret 2012 / 08:20 WIB
ILUSTRASI. Mulai disalurkan, ini yang jadi syarat penerima bantuan kuota gratis dari Kemendikbud. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Secara teknikal, beberapa analis menilai, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih ada kecenderungan melemah. Namun diharapkan, kabar positif dari bursa Amerika Serikat (AS) akan mengangkat kinerja bursa regional, termasuk Indonesia.

Pada penutupan kemarin, indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,6% setelah rilis data ADP Employers Services, yang menunjukkan adanya penambahan sekitar 216.000 pekerja di bulan Februari .

Analis Panin Sekuritas Purwoko Sartono melihat, IHSG cenderung bergerak mixed dengan kecenderungan positif di kisaran 3.907-3.970.

"Walaupun memang tidak bisa dipungkiri pada perdagangan kemarin (7/3), IHSG sulit untuk keluar dari zona merah. Bahkan laporan kinerja emiten tahun buku 2011 juga tampaknya tidak mampu mengangkat indeks untuk rebound," tutur Purwoko, Kamis (8/3).

Purwoko meninjau, pergerakan fluktuatif harga komoditas turut menyebabkan indeks semakin melemah pada perdagangan kemarin.

Sedangkan Edwin Sebayang, Kepala Riset MNC Securities, masih pesimistis dengan pergerakan IHSG. Dia memprediksi, indeks berpeluang melanjutkan pelemahannya.

Menurutnya, IHSG sudah membentuk pola Three Balck Crows di atas IHSG, sebagai indikasi bearish.

Namun Purwoko melihat kejatuhan saham ini bisa menjadi peluang bagi investor untuk melakukan selective buy pada saham bluechip yang sudah turun cukup dalam. "Saham pilihan kami, antara lain BBRI, CMNP, SSIA, MDLN," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×