kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Analis: IPO BUMN belum tentu sukses


Rabu, 11 Oktober 2017 / 18:29 WIB
Analis: IPO BUMN belum tentu sukses


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekitar 10 emiten mengantre untuk mencatatkan saham alias listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dari sepuluh emiten tersebut, ada dua emiten anak usaha BUMN yang turut mengantre, yakni PT PP Presisi dan PT Wika Gedung.

Meski demikian, investor disarankan waspada dan melihat keadaan pasar, jika membeli saham-saham IPO anak BUMN ini. Apalagi jika berkaca pada hasil IPO PT Garuda Maintenance Facility Tbk (GMFI).

Anak perusahaan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tersebut hanya melepas 10% saham kepada publik. Padahal sebelumnya, GMFI berencana melepas 30% saham kepada publik.

"Sebenarnya ini menjadi kekhawatiran kita, GMFI yang juga punya prospek yang bagus ternyata tidak mampu terserap sesuai target. Bahkan, di pasar sekunder turun 15%," kata Alfred Nainggolan, Kepala Riset Koneksi Kapital, Rabu (11/10).

Menurut Alfred, apa yang terjadi pada GMFI akan mempengaruhi investor, terutama bagi investor ritel.

Alfred menyebut, tingkat keterserapan saham-saham sektor BUMN yang akan melakukan IPO pada kuartal terakhir tahun ini, akan sangat tergantung pada sektor BUMN tersebut. Meski demikian, lanjutnya, untuk IPO anak usaha BUMN Karya, akan sangat berat dilakukan. Apalagi melihat keadaan valuasi BUMN Karya yang tidak terlalu bagus.

Lanjut Alfred, hal yang bisa dilakukan jika perusahaan ingin hajatan IPO mencapai target yaitu dengan menurunkan valuasi. Namun, ia melihat, hal ini pun agak sulit dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×