kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Analis: Hati-hati, masih ada potensi IHSG terkoreksi


Jumat, 09 Februari 2018 / 18:56 WIB
ILUSTRASI. Layar elektronik perdagangan saham Bursa Efek Indonesia


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,60% di level 6.505 pada Jumat (9/2). Indeks bergerak di zona merah dengan rentang 6.460 hingga 6.505 pada perdagangan hari ini.

Parningotan Julio, Senior Analyst Technical PT Yuanta Sekuritas Indonesia menilai, kenaikan yield US treasury menjadi sentimen penggerus IHSG beberapa hari terakhir. Hal ini lantaran investor menilai yield obligasi AS lebih menarik daripada pasar saham.

"Kekhawatirannya masih ada, kemungkinan akan panjang, apalagi investor melihat kebijakan Federal Reserves selanjutnya," kata Parningotan, Jumat (9/2).

Ia menyarankan investor berhati-hati terkait koreksi IHSG dalam beberapa waktu ke depan. Apalagi, belakangan IHSG sudah mencatatkan kenaikan cukup tinggi.

Menurut Parningotan, mengenai kemungkinan terburuk yakni batas penurunan indeks hingga 10%, merupakan langkah yang tepat diambil oleh pihak bursa. "Harus ada breaker-nya supaya lebih rasional berpikir," ujarnya.

Meski demikian, Parningotan menilai bahwa sentimen tersebut tak akan menjatuhkan indeks terlalu dalam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×