kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

IHSG Diproyeksi Sideways Selasa (7/4), Simak Proyeksi Analis


Senin, 06 April 2026 / 17:11 WIB
IHSG Diproyeksi Sideways Selasa (7/4), Simak Proyeksi Analis
ILUSTRASI. Saat IHSG bergerak sideways, ada peluang emas di saham pilihan analis. Simak rekomendasi lengkapnya untuk cuan maksimal besok! (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada awal pekan. Senin (6/4/2026), IHSG turun 0,53% ke level 6.989,43 dan kembali berada di bawah level psikologis 7.000.

Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan, pelemahan IHSG masih dipengaruhi oleh sentimen global, terutama meningkatnya tensi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

“Memang sempat muncul wacana gencatan senjata sekitar 45 hari, tapi sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Iran, sehingga ketidakpastian masih cukup tinggi,” ujar Reza kepada Kontan, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, isu terkait Selat Hormuz yang berpotensi mengganggu pasokan energi global juga turut menekan sentimen pasar.

Baca Juga: OJK Kenakan Denda Rp 15,9 Miliar terhadap Pelaku Manipulasi di Pasar Modal

Dari domestik, rilis daftar saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) juga membebani pergerakan IHSG, terutama dari saham-saham berkapitalisasi besar seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Untuk jangka pendek, Reza memperkirakan IHSG masih akan bergerak sideways dengan kecenderungan terbatas.

“IHSG masih bergerak sideways cenderung terbatas, dengan area support di 6.900-6.950 dan resistance di 7.050-7.100,” jelasnya.

Ia menilai, sentimen utama masih akan datang dari perkembangan konflik di Timur Tengah. Selama belum ada kepastian terkait gencatan senjata, volatilitas pasar dinilai akan tetap tinggi.

Selain itu, tekanan jual investor asing juga masih terlihat, khususnya di sektor perbankan, sehingga membatasi ruang penguatan IHSG dalam jangka pendek.

Senada, Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai pergerakan IHSG sejalan dengan mayoritas bursa regional Asia yang juga terkoreksi.

Menurutnya, tekanan pasar juga datang dari koreksi saham-saham yang masuk dalam daftar HSC seperti BREN dan DSSA.

“Namun, terdapat peluang kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran serta pembukaan kembali Selat Hormuz yang dapat menjadi sentimen positif bagi pasar,” ujarnya.

Baca Juga: Kinerja Reksadana Tertekan pada Maret 2026, Ini Strategi Maksimalkan Return

Untuk perdagangan Selasa (7/4/2026), Herditya memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan level support di 6.963 dan resistance di 7.019.

Investor, lanjutnya, masih akan mencermati sejumlah sentimen utama seperti perkembangan geopolitik, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta tekanan dari saham-saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi.

Reza pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat dicermati pelaku pasar. Di antaranya PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dengan area beli di Rp1.750-Rp1.800, target Rp1.910-Rp1.985, dan stop loss di bawah Rp1.700.

Selain itu, PT Timah Tbk (TINS) direkomendasikan buy on break di Rp3.670 dengan target Rp3.880-Rp4.250 dan stop loss di bawah Rp3.550.

Adapun PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) dapat dicermati dengan area beli di Rp5.000-Rp5.175, target Rp5.425-Rp5.825, dan stop loss di bawah Rp4.900.

Sementara itu, Herditya merekomendasikan saham PT Sentul City Tbk (BKSL) dengan rentang harga Rp113-Rp119, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) di kisaran Rp1.610-Rp1.890, serta PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) pada area Rp9.175-Rp9.800 untuk dicermati pada perdagangan selanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×