kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

OJK Kenakan Denda Rp 15,9 Miliar terhadap Pelaku Manipulasi di Pasar Modal


Senin, 06 April 2026 / 16:56 WIB
OJK Kenakan Denda Rp 15,9 Miliar terhadap Pelaku Manipulasi di Pasar Modal
ILUSTRASI. Kepala Eksekutif Pengawas IAKD OJK Hasan Fawzi (KONTAN/Akmalal Hamdhi)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengungkapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan sanksi berupa denda sebesar Rp 15,9 miliar terhadap pelaku manipulasi di pasar modal Indonesia.

Hasan bilang pemberian sanksi tersebut dijatuhkan kepada enam pihak perorangan dan satu sanksi berupa peringatan tertulis ke satu pihak perorangan.

"OJK telah mengenakan sanksi administratif berupa denda sebesar total Rp15,9 miliar kepada enam pihak perorangan dan juga satu sanksi administratif berupa peringatan tertulis kepada satu pihak perorangan," kata Hasan dalam agenda konferensi pers hasil rapat Dewan Komisioner OJK, Senin (6/4/2026).

Selain itu, OJK telah mengenakan sanksi administratif atas pemeriksaan kasus di pasar modal yang terdiri dari sanksi administratif berupa denda sebesar total Rp 62.780.000.000 dan juga kepada 68 pihak. 

Baca Juga: Hingga 31 Maret 2026, OJK Jatuhkan Denda Rp 96,33 Miliar kepada Pelanggar Pasar Modal

"Ada satu sanksi administratif berupa pencabutan izin, ada empat sanksi administratif berupa pembekuan izin, dan ada tujuh sanksi administratif berupa peringatan tertulis serta ada delapan perintah tertulis yang sudah kami tegakkan," ucap Hasan.

Disamping itu, OJK juga menyoroti kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam sebulan terakhir. Hasan menyebut, performa IHSG mengalami tren aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell sebesar Rp 23,34 triliun.

Aksi jual bersih asing ini terjadi seiring dengan melemahnya IHSG yang terkoreksi lebih dari 14% dalam sebulan perdagangan terakhir.

“IHSG pada akhir Maret tercatat ditutup di level 7.048,22 atau terkoreksi sebesar 14,42% bulanan. Namun, di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan juga likuiditas di pasar modal domestik secara keseluruhan tetap dapat dijaga dengan baik. Investor asing tercatat membukukan net sell di pasar saham senilai Rp 23,34 triliun secara bulanan,” jelas Hasan.

Baca Juga: OJK Jatuhkan Denda Rp 96,33 Miliar kepada Ratusan Pelanggar Aturan Pasar Modal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×