Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) akan membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 dengan total nilai Rp169,15 miliar. Rencana pembayaran dividen mendorong lonjakan harga saham DKFT pada Kamis 3 September 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, pembagian dividen interim tersebut merupakan keputusan Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 2 September 2026. Dividen yang dibagikan ditetapkan sebesar Rp30 per saham.
Dengan jumlah saham yang menjadi dasar pembagian sekitar 5,638 miliar saham, total dividen interim yang akan dibayarkan mencapai Rp169,147 miliar.
Pada perdagangan Kamis (3/9/2026), saham DKFT ditutup di level Rp710 per saham. Dengan harga tersebut, dividend yield dari dividen interim Rp30 per saham mencapai sekitar 4,23%.
Pembayaran dividen interim DKFT dijadwalkan pada 21 September 2026.
Tonton: Peluang Cuan AI Mulai Menyebar ke Emiten Indonesia
Jadwal dividen interim DKFT
Investor yang ingin mendapatkan dividen interim DKFT perlu memperhatikan sejumlah tanggal penting. Untuk perdagangan di pasar reguler dan negosiasi, tanggal cum dividen ditetapkan pada 11 September 2026, sedangkan ex dividen berlangsung pada 14 September 2026.
Sementara itu, cum dividen untuk pasar tunai jatuh pada 15 September 2026 dan ex dividen pada 16 September 2026.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen interim DKFT:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 11 September 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 14 September 2026
- Cum dividen pasar tunai: 15 September 2026
- Recording date: 15 September 2026 pukul 16.00 WIB
- Ex dividen pasar tunai: 16 September 2026
- Pembayaran dividen: 21 September 2026
Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date 15 September 2026.
Baca Juga: JP Morgan Sebut Rencana Penghapusan Batas Minimum Saham Rp 50 Dorong Likuiditas
Kinerja DKFT hingga Juni 2026
Pembagian dividen interim tersebut menggunakan laporan keuangan perseroan per 30 Juni 2026 sebagai dasar.
Pada periode tersebut, DKFT membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp406,24 miliar. Perseroan juga memiliki saldo laba ditahan yang belum ditentukan penggunaannya sebesar Rp517,84 miliar.
Adapun total ekuitas DKFT per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp1,53 triliun. Angka-angka tersebut sesuai dengan data keuangan yang menjadi dasar pembagian dividen interim perseroan.
Laporan keuangan kuartal II-2026 yang dipublikasikan perseroan juga mencatat pendapatan sekitar Rp1,01 triliun dan laba bersih Rp406,2 miliar pada semester pertama 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














