kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Harga minyak terkerek cuaca dingin di AS


Senin, 27 Januari 2014 / 09:02 WIB
ILUSTRASI. Memilah sektor saham yang berpotensi terkena efek positif dan negatif kenaikan harga BBM. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Harga kontrak minyak jenis West Texas Intermediate (WTI), pagi ini (27/1), kembali menanjak untuk hari ke enam. Mengutip data Bloomberg, pagi tadi, harga kontrak minyak WTI untuk pengantaran Maret naik sebesar 51 sen menjadi US$ 97,15 per barel di New York Mercantile Exchange. Pada pukul 08.35 waktu Singapura, kontrak yang sama diperdagangkan di posisi US$ 97,10 per troy ounce.

Pada 24 Januari lalu, harga minyak WTI ditutup dengan penurunan 68 sen atau 0,7% menjadi US$ 96,64 per barel.

Cuaca dingin di AS menjadi salah satu faktor yang mengerek kenaikan harga minyak. Pasalnya, kebutuhan energi untuk pemanas ruangan semakin meningkat. Apalagi, Commodity Weather Group LLC mempediksi Januari akan menjadi bulan terdingin di negara tersebut tahun ini.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik 6 sen menjadi US$ 107,94 per barel di ICE Futures Europe exchange di London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×