kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.005   -83,00   -0,46%
  • IDX 6.084   42,37   0,70%
  • KOMPAS100 800   9,84   1,24%
  • LQ45 607   7,56   1,26%
  • ISSI 210   0,20   0,09%
  • IDX30 343   3,96   1,17%
  • IDXHIDIV20 427   4,95   1,17%
  • IDX80 91   1,14   1,27%
  • IDXV30 117   1,47   1,27%
  • IDXQ30 110   1,33   1,22%

Yield turun, lelang sukuk Selasa (14/1), diprediksi ramai peminat


Minggu, 12 Januari 2020 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (14/1/2020).


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (14/1). Analis dan ekonom memprediksi lelang sukuk tersebut akan diminati investor.

Fikri C Permana, ekonom Pefindo memproyeksikan lelang SBSN tersebut berpotensi mencetak oversubscribe di atas tiga kali. Pemerintah sendiri menetapkan target indikatif Rp 7 tiriliun lewat penawaran empat seri sukuk.

Menurutnya ketertarikan investor terhadap SBSN didasari yield yang masih menarik, inflasi terkendali, dan tren penguatan rupiah.

Baca Juga: Awal tahun, BI mencatat arus modal asing yang masuk sebesar Rp 10,1 triliun

Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun tercatat berada di level 7,09% pada Jumat (10/1). Ke depannya, yield masih berpotensi turun seiring penguatan rupiah.

Untuk inflasi sendiri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sepanjang tahun 2019 terjaga di level 2,72%. Inflasi tersebut lebih rendah dari sepanjang tahun 2018 yang sebesar 3,13%.

“SBSN tenor benchmark PBS002 dan PBS026 akan sangat diburu saat ini,” kata Fikri pada Kontan.co.id

Baca Juga: Global bond perdana milik pemerintah tahun ini dirilis dalam dolar AS dan euro




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×