kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Saham Emiten Nikel Menghijau pada Sesi I Perdagangan Kamis (12/2)


Kamis, 12 Februari 2026 / 13:00 WIB
Saham Emiten Nikel Menghijau pada Sesi I Perdagangan Kamis (12/2)
ILUSTRASI. Saham ANTM, INCO, NCKL menghijau tajam! Kenaikan harga nikel global didorong pemangkasan kuota produksi Weda Bay Nickel (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham sejumlah emiten produsen nikel tampak menghijau di sesi I perdagangan hari ini, Kamis (12/2/2026).

Kenaikan harga saham emiten nikel tersebut sejalan dengan kenaikan harga nikel usai pemangkasan kuota produksi Indonesia dari PT Weda Bay Nickel untuk tahun 2026.

Tengok saja, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 1% per 12.40 WIB hari ini ke Rp 4.030 per saham. Sahamnya memang turun 1,47% dalam sebulan, tetapi naik 27,94% sejak awal tahun alias year to date (YTD).

Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 4,74% hari ini ke Rp 7.175 per saham. INCO tercatat naik 12,11% dalam sebulan terakhir dan 38,65% YTD.

Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah ke 8.259,2 di Sesi Pertama, Top Losers LQ45: BREN, AMMN, BRPT

Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 0,88% ke Rp 1.145 per saham. Dalam sebulan terakhir, sahamnya sudah turun 10,89%. Namun, tercatat masih naik 6,51% YTD.

Saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) juga naik 4,61% ke Rp 1.475 per saham. NCKL terpantau naik 4,61% dalam sebulan terakhir dan 31,11% YTD.

Saham PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) juga naik 0,58% ke Rp 870 per saham. Dalam sebulan, DKFT sudah turun 5,43%. Namun, masih mampu naik 20% YTD.

Saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) juga naik 5,32% ke Rp 2.080 per saham di akhir sesi I perdagangan hari ini. Meskipun terkoreksi 0,95% dalam sebulan, saham IFSH terbang 163,29% YTD.

Baca Juga: Tekanan MSCI Hingga Moody’s Bikin Dana Asing Kabur dari IHSG

Melansir Reuters, kontrak nikel paling aktif di Shanghai Futures Exchange (SHFE) melonjak 2,49% ke 140.570 yuan (US$ 20.366,86) per ton pada pukul 02.50 GMT, setelah sempat naik hingga 3,14% pada sesi perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, kontrak acuan tiga bulan di London Metal Exchange (LME) naik 0,70% menjadi US$ 17.990 per ton, melanjutkan kenaikan 2,23% pada Rabu.

Di sisi lain, melansir Trading Economics pada 12.45 WIB, harga nikel terkoreksi 0,26% dari hari kemarin ke level US$ 17.986 per ton. Namun, ini masih naik 2,33% sebulan terakhir dan 7,53% YTD.

Selanjutnya: Laba Unilever (UNVR) Melonjak 126%, Siap Pacu Pertumbuhan Lebih Kencang pada 2026

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Serba Gratis 12-15 Februari 2026, Campina-Lifebuoy Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×