kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.707   26,00   0,15%
  • IDX 6.461   -73,54   -1,13%
  • KOMPAS100 856   -10,81   -1,25%
  • LQ45 651   -8,28   -1,26%
  • ISSI 223   -1,77   -0,79%
  • IDX30 361   -4,82   -1,31%
  • IDXHIDIV20 451   -6,99   -1,53%
  • IDX80 98   -1,17   -1,18%
  • IDXV30 124   -1,89   -1,50%
  • IDXQ30 117   -1,35   -1,15%

Yield turun, lelang sukuk Selasa (14/1), diprediksi ramai peminat


Minggu, 12 Januari 2020 / 10:20 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (14/1/2020).


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara pada Selasa (14/1). Analis dan ekonom memprediksi lelang sukuk tersebut akan diminati investor.

Fikri C Permana, ekonom Pefindo memproyeksikan lelang SBSN tersebut berpotensi mencetak oversubscribe di atas tiga kali. Pemerintah sendiri menetapkan target indikatif Rp 7 tiriliun lewat penawaran empat seri sukuk.

Menurutnya ketertarikan investor terhadap SBSN didasari yield yang masih menarik, inflasi terkendali, dan tren penguatan rupiah.

Baca Juga: Awal tahun, BI mencatat arus modal asing yang masuk sebesar Rp 10,1 triliun

Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun tercatat berada di level 7,09% pada Jumat (10/1). Ke depannya, yield masih berpotensi turun seiring penguatan rupiah.

Untuk inflasi sendiri, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sepanjang tahun 2019 terjaga di level 2,72%. Inflasi tersebut lebih rendah dari sepanjang tahun 2018 yang sebesar 3,13%.

“SBSN tenor benchmark PBS002 dan PBS026 akan sangat diburu saat ini,” kata Fikri pada Kontan.co.id

Baca Juga: Global bond perdana milik pemerintah tahun ini dirilis dalam dolar AS dan euro




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×