kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Window dressing surut jelang tutup tahun, ini faktor yang bakal mempengaruhi market


Senin, 30 Desember 2019 / 05:06 WIB
Window dressing surut jelang tutup tahun, ini faktor yang bakal mempengaruhi market
ILUSTRASI. IHSG MENGUAT. Penjual kopi keliling melayani pembeli di depan layar pergerakan saham kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (13/12). Laju penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tiga hari beruntun terhenti pada perdagangan,hari ini. Mengutip RTI,


Reporter: Kenia Intan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,71% selama sepekan terakhir. Pada perdagangan Jumat (27/12) ini, IHSG ditutup menguat 0,16% ke level 6.329,31. 

Analis PT Artha Sekuritas Indonesia Nugroho Rahmat Fitriyanto melihat, selama sepekan terakhir tidak banyak sentimen global maupun domestik yang mempengaruhi pasar. Penguatan lebih banyak didorong oleh window dressing.

Baca Juga: Indeks saham agrikultur naik paling tinggi, saham CPO bangkit kembali

Walaupun menurut Nugroho, kenaikannya mulai terbatas karena secara teknikal sudah dekat dengan resistance di 6.340.

Meskipun menunjukkan pertumbuhan, volume perdagangan sepekan ini menipis karena perdagangan terpotong oleh momentum Natal. Lebih lanjut Nugroho menjelaskan, secara historis penurunan volume perdagangan akan berlangsung hingga akhir tahun.

Di sisi lain, pelaku pasar mulai melakukan profit taking karena memasuki hari libur. Kedua hal inilah yang menyebabkan pengaruh window dressing terhadap pasar juga mulai menipis.

Baca Juga: IHSG menguat lagi pada Jumat (27/12), sektor perkebunan melonjak 2,89%

Pekan depan window dressing memang mulai surut, akan tetapi Nugroho melihat ada sentimen dari global yang bakal mempengaruhi perdagangan. Pasar regional maupun IHSG dipengaruhi oleh Amerika Serikat (AS) dan China, mereka direncanakan akan menandatangani kesepakatan di minggu pertama.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×