Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
Goldman Sachs meningkatkan perkiraan kemungkinan resesi AS dari 20% menjadi 35% akibat ketidakpastian kebijakan tarif. Bank investasi ini juga memangkas target akhir tahun untuk S&P 500 dan memperkirakan Federal Reserve akan melakukan lebih banyak pemangkasan suku bunga.
Perhatian pasar pekan ini juga akan tertuju pada data ekonomi, termasuk survei aktivitas bisnis ISM dan laporan penggajian nonpertanian. Selain itu, beberapa pejabat Federal Reserve, termasuk Ketua Jerome Powell, dijadwalkan memberikan pidato.
Saham sektor farmasi melemah setelah laporan bahwa pejabat tinggi vaksin di Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dipaksa mengundurkan diri. Moderna turun 13%, sedangkan Pfizer melemah 2,2%.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok: S&P 500, Nasdaq dan Dow Terseret Koreksi Nvidia dan Tesla
Perusahaan terapi gen seperti Taysha Gene Therapies dan Solid Biosciences masing-masing turun 18,6% dan 15,2%, sementara saham CRISPR Therapeutics turun 9,7%.
Di bursa New York, jumlah saham yang mengalami penurunan lebih banyak dibandingkan yang menguat, dengan rasio 3,23 banding 1. Sementara di Nasdaq, rasio saham yang turun mencapai 4,43 banding 1.
S&P 500 mencatat 20 titik tertinggi baru dalam 52 minggu dan 41 titik terendah baru, sedangkan Nasdaq Composite mencatat 17 titik tertinggi baru dan 385 titik terendah baru.
Selanjutnya: Marine Le Pen Terancam Gagal Ikut Pilpres Prancis Usai Divonis 4 Tahun Penjara
Menarik Dibaca: Cara Menata Dudukan TV Seperti Influencer Gaya Pinterest Favorit Anda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News