Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street bergerak beragam pada pembukaan perdagangan Kamis (6/8/2026) waktu Amerika Serikat (AS). Indeks S&P 500 nyaris tak bergerak karena tekanan di saham-saham teknologi, khususnya sektor semikonduktor dan perangkat lunak, mengimbangi penguatan yang terjadi di sebagian besar sektor lainnya.
Hingga sekitar pukul 09.37 waktu setempat, indeks Dow Jones menguat tipis 0,08% ke 54.393,31. S&P 500 juga naik tipis 0,08% ke 7.729,37, sedangkan Nasdaq Composite justru turun 0,05% ke 26.350,26.
Tekanan terbesar datang dari saham-saham teknologi yang sebelumnya telah mencatat reli sangat tinggi sepanjang tahun ini.
Baca Juga: Wall Street Reli: Indeks S&P 500 dan Nasdaq Ditopang Sektor Teknologi yang Bangkit
Western Digital anjlok 18,5% dan Sandisk merosot 11,3%, meski kedua perusahaan memproyeksikan pendapatan kuartalan di atas ekspektasi pasar berkat tingginya permintaan penyimpanan data untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).
Sepanjang tahun berjalan, saham Western Digital telah melonjak sekitar 200%, sementara Sandisk melesat sekitar 400%.
Pelemahan kedua saham tersebut memicu aksi ambil untung yang juga menyeret saham-saham chip lainnya. Intel dan AMD ikut melemah, sehingga indeks Philadelphia Semiconductor turun sekitar 1,5%.
"Ini lebih merupakan fase konsolidasi setelah reli yang sangat kuat di sektor chip," ujar Direktur Strategi Investasi Haverford Trust, Hank Smith.
Tekanan juga melanda saham-saham perangkat lunak. Atlassian, Salesforce, Adobe, dan Zscaler terkoreksi setelah laporan keuangan sejumlah perusahaan teknologi memicu kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan sektor tersebut.
Baca Juga: Wall Street Reli: Indeks S&P 500, Nasdaq Menguat Ditopang Saham Chip yang Pulih
AppLovin jatuh 17,4% setelah pendapatan kuartal II tidak memenuhi ekspektasi analis Wall Street. Sementara itu, Datadog kehilangan 16,7% nilainya setelah memperkirakan laju pertumbuhan pendapatan akan melambat pada kuartal ketiga.
Meski sektor teknologi tertekan, sentimen pasar secara umum masih cukup positif. Sebanyak sembilan dari sebelas sektor utama dalam indeks S&P 500 diperdagangkan di zona hijau. Sektor energi, barang konsumsi primer, dan kesehatan menjadi penopang utama kenaikan pasar.
Sejumlah saham juga mencatat kenaikan signifikan. Parker-Hannifin melonjak 8,5% setelah memproyeksikan laba tahunan di atas perkiraan analis, sedangkan produsen litium Albemarle naik 6,7% usai membukukan laba kuartalan yang melampaui ekspektasi.
Di kelompok saham kapitalisasi besar, Microsoft dan Amazon masing-masing menguat sekitar 1%, membantu menahan tekanan terhadap indeks utama.
Sementara itu, saham SpaceX naik sekitar 2% menjelang berakhirnya masa penguncian saham (lock-up) pertama sejak perusahaan melantai di bursa.
Baca Juga: Ditolak Indeks S&P, SpaceX Bakal Masuk Indeks Russell dan Siap Diserbu Dana ETF
Secara keseluruhan, reli saham-saham berbasis AI mulai menunjukkan tanda-tanda melambat setelah mendorong Wall Street ke rekor tertinggi pada awal pekan ini.
Musim laporan keuangan yang kuat dari perusahaan teknologi besar memang sempat mengembalikan optimisme investor bahwa investasi AI mulai menghasilkan keuntungan.
Namun, tingginya valuasi membuat pelaku pasar kini lebih selektif dan cenderung merealisasikan keuntungan.
Di sisi makroekonomi, perhatian investor mulai beralih ke data ketenagakerjaan Amerika Serikat. Klaim baru tunjangan pengangguran meningkat tipis pada pekan lalu, menjelang rilis data nonfarm payrolls Juli yang akan diumumkan Jumat (7/8).
Laporan tenaga kerja tersebut diperkirakan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), terutama setelah Ketua The Fed Kevin Warsh mengurangi pemberian panduan mengenai prospek kebijakan moneter ke depan.
Baca Juga: Wall Street Dibuka: Indeks S&P 500 dan Nasdaq Menguat, Dow Jones Tertekan
Sementara itu, harga minyak mentah Brent bergerak stabil di kisaran US$80 per barel.
Pelaku pasar terus mencermati perkembangan negosiasi antara AS dan Iran, termasuk wacana kesepakatan yang melibatkan Oman terkait pengelolaan lalu lintas kapal di Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan energi dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
