kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.944   -29,00   -0,16%
  • IDX 5.999   115,16   1,96%
  • KOMPAS100 778   14,20   1,86%
  • LQ45 588   9,58   1,66%
  • ISSI 208   4,74   2,33%
  • IDX30 333   5,83   1,78%
  • IDXHIDIV20 409   6,49   1,62%
  • IDX80 88   1,57   1,82%
  • IDXV30 111   2,39   2,20%
  • IDXQ30 107   1,91   1,82%

Wall Street Mixed, Penurunan Saham Teknologi Lebih Besar dari Optimisme Prospek Chip


Jumat, 26 Juni 2026 / 05:00 WIB
Wall Street Mixed, Penurunan Saham Teknologi Lebih Besar dari Optimisme Prospek Chip
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street ditutup beragam alias mixed pada akhir perdagangan Kamis (25/6/2026). (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks utama Wall Street ditutup beragam alias mixed pada akhir perdagangan Kamis (25/6/2026), terseret oleh penurunan saham perusahaan teknologi besar. 

Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 71,72 poin, atau 0,14% ke level 51.920,62, S&P 500 turun 0,73 poin, atau 0,01% ke level 7.357,49 dan Nasdaq Composite turun 118,03 poin, atau 0,46% ke level 25.358,60.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 bergerak naik, dipimpin oleh saham industri yang naik 2,2%. Saham barang konsumsi non-esensial dan barang konsumsi esensial mencatat penurunan terbesar, sementara saham teknologi turun 0,1%.

Baca Juga: Wall Street Terbelah Kamis (25/6): Micron Bersinar, Apple Cs Tersungkur

Volume perdagangan saham di bursa AS mencapai 20,34 miliar saham, dengan rata-rata 23,04 miliar saham dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Saham-saham teknologi membalikkan kenaikan awal dan bergerak turun, menekan Nasdaq karena investor khawatir tentang pengeluaran perusahaan teknologi raksasa (hyperscaler) untuk kecerdasan buatan dan siapa yang akan menanggung biayanya. Kekhawatiran tersebut mengalahkan sinyal positif tentang permintaan AI dari Micron dan Qualcomm.

Nasdaq berada di jalur penurunan bulanan terbesar sejak Maret 2025. Saham Apple merosot 6,1% setelah menaikkan harga iPad dan MacBook untuk mengimbangi lonjakan biaya chip memori dan penyimpanan. 

Baca Juga: Harga Emas Antam Anjlok dari Level Tertinggi, Saatnya Borong atau Tunggu Lagi?

Saham Nvidia, Microsoft, dan Alphabet juga turun antara 0,5% dan 3,5%. Saham Micron melonjak 15,7% setelah pendapatan dan perkiraannya melampaui perkiraan Wall Street. 

Namun, kekhawatiran atas pengeluaran yang didukung utang oleh perusahaan-perusahaan hyperscale dan ketakutan akan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat terus membebani pasar minggu ini.

"Pasar menyadari bahwa pendapatan dan laba luar biasa dari satu perusahaan berarti pihak lain yang akan menanggung akibatnya di kemudian hari," kata Carol Schleif, kepala investasi di BMO Family Office. 

"Agar Micron dapat menghasilkan pendapatan dan laba sebesar itu, itu berasal dari pihak lain." 

Saham produsen chip memori Sandisk juga melonjak 22%. Saham Qualcomm, Western Digital, dan Seagate Technology semuanya mengalami kenaikan.

Baca Juga: Usai Keputusan MSCI, Begini Strategi Saham yang Disarankan Analis untuk Investasi

Departemen Perdagangan AS merilis sejumlah data pada hari Kamis.

Inflasi AS meningkat lebih lanjut pada bulan Mei, menembus angka 4,0% untuk pertama kalinya dalam tiga tahun karena harga energi yang lebih tinggi, dan berpotensi mendorong Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga.

Menanggapi tekanan harga yang meningkat, para pedagang memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin sebelum akhir tahun, menurut data LSEG.

Pembacaan akhir data PDB kuartal pertama menunjukkan ekonomi tumbuh sebesar 2,1%, dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 1,6%. Sementara itu, data klaim pengangguran menunjukkan penurunan yang lebih tinggi dari perkiraan dalam jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran.

"Inflasi cukup tinggi, seperti yang diperkirakan orang, tetapi tidak terlalu tinggi," kata Schleif. 

"Kecurigaannya adalah, dengan harga minyak yang turun, Anda akan melihat inflasi terus sedikit mendingin saat kita memasuki bulan-bulan musim panas dan musim gugur."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×