kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45854,78   15,16   1.81%
  • EMAS1.355.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Reli: S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Penutupan Tertinggi


Selasa, 11 Juni 2024 / 05:32 WIB
Wall Street Reli: S&P 500 dan Nasdaq Catat Rekor Penutupan Tertinggi
ILUSTRASI. Wall Street reli dengan tiga indeks utama menguat


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street kembali reli di awal pekan ini dengan indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq mencatat rekor penutupan tertinggi, meskipun investor berhati-hati jelang laporan harga konsumen di pekan ini dan pengumuman kebijakan Federal Reserve.

Senin (10/6), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 69,05 poin atau 0,18% ke 38.868,04, indeks S&P 500 naik 13,8 poin atau 0,26% menjadi 5.360,79 dan indeks Nasdaq Composite menguat 59,40 poin atau 0,35% ke 17.192,53.

Indeks Nasdaq dan S&P 500 mendapat dukungan dari saham Nvidia yang menguat 0,7%, setelah perusahaan melakukan stock split. Beberapa investor sekarang percaya, pembuat chip tersebut akan masuk dalam indeks blue-chip, Dow.

Laporan Indeks Harga Konsumen Amerika Serikat (AS) untuk bulan Mei akan dirilis pada hari Rabu (12/6), bersamaan dengan kesimpulan dari pertemuan kebijakan dua hari The Fed.

The Fed akan merilis proyeksi ekonomi dan kebijakan terkini, diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil. Investor akan mencari petunjuk kapan bank sentral AS akan mulai menurunkan suku bunga.

Baca Juga: Wall Street Turun di Awal Pekan, Investor Menanti Data Inflasi AS dan Rapat The Fed

"Ini adalah minggu yang penting bagi pasar dalam hal komentar dan pesan dari Federal Reserve," kata Quincy Krosby, Chief Global Strategist LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

"Selain itu, Anda akan melihat laporan CPI pada Rabu pagi. Apa pun yang terkait dengan perekonomian dan apa pun yang terkait dengan inflasi dilihat oleh pasar melalui kacamata Federal Reserve."

Para pelaku pasar mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga pada bulan September setelah data pekerjaan bulan Mei yang dirilis pada hari Jumat lebih kuat dari perkiraan, dengan kemungkinan penurunan sebesar 50%.

“Saya rasa hal ini akan menjadi tidak terlalu terdengar ketika orang-orang mencoba melakukan lindung nilai terhadap apa yang mungkin mereka lihat pada hari Rabu,” kata Alex McGrath, Private Wealth Advisor di NorthEnd Private Wealth.

Pada sesi ini, saham Apple merosot 1,9% pada hari pertama konferensi tahunan dari pengembang pembuat iPhone tersebut. Investor sangat menantikan informasi terbaru tentang cara perusahaan mengintegrasikan kecerdasan buatan ke dalam penawarannya.

Baca Juga: IHSG Menguat Lagi di Atas 6.900, Intip Prediksi Untuk Hari Ini (11/6)

Di antara saham-saham yang memperoleh keuntungan hari ini, Southwest Airlines melonjak 7% setelah aktivis investor Elliott Investment Management mengungkapkan pihaknya telah membangun posisi US$ 1,9 miliar di perusahaan tersebut.

Saham Diamond Offshore Drilling naik 10,9% setelah perusahaan jasa ladang minyak Noble mengatakan akan membeli saingannya yang lebih kecil dalam kesepakatan senilai US$ 1,59 miliar. Saham Noble naik 6,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×