Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bursa saham Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Senin (27/7/2026) setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran menghentikan sementara aksi saling serang.
Kondisi ini meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko menjelang pekan yang dipenuhi rilis laporan keuangan emiten besar, data ekonomi, dan keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Baca Juga: Saham Keluar dari Kompas100 Berpotensi Tertekan, Ini Rekomendasi Analis
Melansir Reuters pada awal perdagangan, Dow Jones Industrial Average naik 226,2 poin atau 0,44% ke level 52.173,42.
S&P 500 menguat 52,2 poin atau 0,70% menjadi 7.464,20, sementara Nasdaq Composite melonjak 260,4 poin atau 1,04% ke posisi 25.236,19.
Sentimen positif turut mengangkat saham-saham yang sensitif terhadap pergerakan harga energi. Saham United Airlines dan Southwest Airlines masing-masing naik sekitar 3,6% pada perdagangan premarket.
Sementara itu, operator kapal pesiar Royal Caribbean dan Carnival Corp menguat masing-masing 2,4% dan 3%.
Di sisi lain, penurunan harga minyak membebani saham sektor energi. Harga minyak mentah Brent anjlok sekitar 6,8% ke US$ 90,1 per barel, sehingga saham Occidental Petroleum dan Exxon Mobil masing-masing turun sekitar 3%.
Baca Juga: Sembilan Saham Tersisih, Begini Daftar Saham Hasil Rebalancing Indeks Kompas100
Pekan lalu, pasar saham global sempat tertekan akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi menjelang rapat kebijakan moneter The Fed pada Rabu (29/7).
Meski AS dan Iran telah menghentikan sementara aksi militer, aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz masih terbatas.
Selain itu, serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap fasilitas minyak Arab Saudi di sepanjang Laut Merah juga masih menjadi perhatian pelaku pasar karena berpotensi mengganggu pasokan energi global.
Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan pekan ini.
Namun, berdasarkan data LSEG, investor masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sedikitnya 25 basis poin hingga akhir tahun.
Baca Juga: 5 Emiten Ini Tarik Fasilitas Kredit pada Awal Semester II-2026, Cek Prospeknya
"The Fed tidak akan mengubah suku bunga pekan ini. Sulit membenarkan kenaikan suku bunga hanya karena lonjakan harga minyak yang bersifat jangka pendek," kata Chairman Great Hill Capital Thomas Hayes.
Sehari setelah keputusan suku bunga diumumkan, pasar juga akan mencermati rilis Personal Consumption Expenditures (PCE) Price Index Juni, yang merupakan indikator inflasi pilihan The Fed.
Data tersebut diperkirakan akan menjadi acuan penting bagi ekspektasi arah kebijakan suku bunga selanjutnya.
Dari sisi korporasi, laporan keuangan perusahaan-perusahaan teknologi berkapitalisasi besar atau Magnificent Seven, seperti Microsoft, Amazon, Meta Platforms, dan Apple, akan menjadi sorotan karena dinilai dapat menentukan arah tren investasi kecerdasan buatan (AI).
Pada perdagangan awal, saham Microsoft, Amazon, dan Meta masing-masing naik lebih dari 1%, sedangkan Apple menguat sekitar 0,3%.
Di sektor semikonduktor, saham Applied Materials naik 3,1%, Western Digital bertambah 2,3%, dan Nvidia menguat 0,7%.
Baca Juga: IHSG Dibayangi Net Sell Asing, Rawan Uji Support 6.100 pada Selasa (28/7)
Meski demikian, laporan arus kas negatif dari Alphabet dan Tesla pekan lalu memicu kembali kekhawatiran mengenai besarnya belanja investasi AI yang dibiayai utang.
Selain itu, debut spektakuler produsen chip asal China, CXMT Corp, juga menandai meningkatnya persaingan bagi industri semikonduktor Amerika Serikat.
"Ini merupakan pekan yang sangat penting. Hasilnya dapat menentukan apakah saham hyperscaler atau saham semikonduktor dan memori akan menjadi pemimpin pasar hingga sisa tahun ini," ujar Hayes.
Sejauh ini, indeks Nasdaq yang didominasi saham teknologi masih berada sekitar 8% di bawah rekor tertingginya. Sementara itu, Philadelphia SE Semiconductor Index telah memasuki wilayah bear market sejak akhir Juni lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














