kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Wall Street Menguat Lagi, Tiga Indeks Utama Mendekati Rekor Tertinggi


Jumat, 23 Februari 2024 / 22:34 WIB
Wall Street Menguat Lagi, Tiga Indeks Utama Mendekati Rekor Tertinggi
ILUSTRASI. Indeks utama Wall Street menguat di awal perdagangan hari ini setelah reli tajam pada perdagangan kemarin.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks utama Wall Street menguat di awal perdagangan hari ini setelah reli tajam pada perdagangan kemarin. Wall Street kemarin melonjak tersulut kinerja keuangan perusahaan artificial intelligence (AI) Nvidia yang memperbarui antusiasme terhadap kecerdasan buatan.

Jumat (23/2) pukul 22.27 WIB, Dow Jones Industrial Average menguat 0,53% ke 39.275. Indeks S&P 500 naik 0,40% ke 5.107. Sedangkan Nasdaq Composite naik 0,16% ke 16.066.

S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average melonjak ke rekor penutupan tertinggi pada hari Kamis. Sementara Nasdaq yang padat teknologi hampir mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Investor semakin banyak berinvestasi pada saham-saham teknologi dengan hiruk-pikuk yang dipicu oleh AI di Wall Street.

Nvidia menambah nilai pasar saham sebesar US$ 277 miliar pada hari Kamis, kenaikan satu hari terbesar di Wall Street dalam sejarah. Saham perancang chip kelas berat ini naik 2,3% dalam perdagangan pra-pasar pada hari Jumat dan mendekati nilai pasar US$ 2 triliun untuk pertama kalinya.

"Pedagang akan mencermati pergerakan Nvidia hari ini. Apakah akan bertahan? Itu menjadi tanda tanya," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities kepada Reuters.

Baca Juga: Menakar Efek Fluktuasi Harga Komoditas Bagi Saham Batubara, Nikel, Minyak, Hingga CPO

"Saya menduga pada satu titik atau lainnya, kenaikan akan kehabisan tenaga. Kegembiraan yang berlebihan di pasar kemungkinan akan berakhir dengan penurunan yang nyata," imbuh Cardillo.

Sebagian besar saham megacap melemah pada hari Jumat. Harga saham Tesla, Amazon.com, dan Apple turun antara 0,1% dan 0,6%.

Di antara saham-saham lainnya, Carvana melonjak 27,4% karena melaporkan laba tahunan pertamanya. Keuntungan Carvana dibantu oleh perjanjian dengan pemegang obligasi untuk memotong utangnya sebesar US$ 1 miliar.

Harga saham Warner Bros Discovery tergelincir 5% karena melaporkan kerugian kuartalan yang lebih besar dari perkiraan. Konglomerat media tersebut berjuang melawan dampak dari serangan kembar Hollywood terhadap produksi konten.

Harga saham Super Micro Computer turun 2,7% setelah mengumumkan harga obligasi senior yang dapat dikonversi senilai US$ 1,5 miliar.

Baca Juga: IHSG Melemah ke 7.295 Hari Ini (23/2), Net Sell Asing Tembus Rp 1,05 Triliun

Block yang dipimpin Jack Dorsey melonjak 15,7% setelah perusahaan pembayaran ini memperkirakan pendapatan inti yang disesuaikan untuk kuartal ini di atas perkiraan Wall Street.

Ketiga indeks utama ditetapkan untuk kenaikan mingguan setelah turbulensi pada minggu sebelumnya ketika data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga lebih awal dari Federal Reserve AS. Menurut data RTI, Dow Jones menuju kenaikan 1,23% sepekan. Pada periode yang sama S&P 500 dan Nasdaq menuju penguatan 1,44% dan 0,86%.

Para pedagang memperkuat taruhan terhadap penurunan suku bunga AS sebelum bulan Juni setelah Gubernur Fed Christopher Waller pada hari Kamis mengatakan ia "tidak terburu-buru" untuk menurunkan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×