kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Wall Street longsor di tengah gejolak Trump


Rabu, 17 Mei 2017 / 21:49 WIB


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

NEW YORK. Bursa saham Amerika Serikat (AS) longsor mengawali perdagangan Rabu (17/5). Dipicu bocoran memo mantan kepala FBI James Comey yang menimbulkan gejolak di Capitol Hill. Muncul spekulasi seputar Presiden Donald Trump yang mencoba mengintervensi penyidikan federal.

Mengutip Reuters, pada pukul 9:52 pagi waktu setempat, Dow Jones Industrial Average turun 185,86 poin atau 0,89 % menjadi 20.793,89, S & P 500 turun 20,52 poin atau 0,86 % pada 2.380,15 dan indeks Nasdaq Composite turun 61,63. Poin, atau 1 %, pada 6.108,24

Dalam laporan memo tersebut, Trump meminta Comey untuk mengakhiri penyidikan terhadap mantan sekretaris Penasihat Keamanan Nasional Michael Flynn dengan Rusia.

Kasus ini bisa mengganggu perhatian Trump untuk merealisasikan kebijakannya seperti pemotongan pajak dan penyederhanaan peraturan perbankan.

Berita ini muncul pada pekan yang penuh gejolak di Gedung Putih saat Trump yang tidak diduga memecat Comey.

Saham perbankan mendapatkan pukulan paling berat. Sektor keuangan S & P 500 turun 1,67 %, dipimpin oleh Bank of America dan JPMorgan.

Indeks dollar turun pada hari ini, menghapus semua keuntungan yang didukung sentimen kebijakan Trump yang ramah bisnis.  Euro mencapai level tertingginya sejak 7 November, sementara harga emas mencapai level tertinggi satu bulan.

"Investor saham mulai menunjukkan kekhawatiran atas situasi politik dalam negeri yang tidak mungkin tiba-tiba lenyap," kata Peter Cardillo, kepala analis di First Standard Financial.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×