kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.919   6,00   0,03%
  • IDX 6.070   33,54   0,56%
  • KOMPAS100 781   4,11   0,53%
  • LQ45 598   2,12   0,36%
  • ISSI 211   1,12   0,54%
  • IDX30 332   1,58   0,48%
  • IDXHIDIV20 424   0,90   0,21%
  • IDX80 89   0,44   0,50%
  • IDXV30 115   0,41   0,36%
  • IDXQ30 108   0,38   0,35%

Wall Street lebih cerah dengan opsi penurunan tarif impor AS


Selasa, 06 Maret 2018 / 06:09 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lelah terus turun, Wall Street melonjak lagi pada perdagangan awal pekan. Senin (5/3), Dow Jones Industrial Average melambung 336,70 poin atau 3,2% ke 24.874,76.

Indeks S&P 500 pun menguat 1,1% ke 2.720,94. Tak ketinggalan, Nasdaq menguat 1% ke 7.330.70.

Kekhawatiran pasar soal perang dagang sedikit mereda. "Kenaikan harga saham Caterpillar dan Harley-Davidson menunjukkan bahwa trader memperkirakan perang dagang ini akan berakhir secara diplomatik," kata Quincy Krosby, chief market strategist Prudential Financial kepada CNBC. 

Krosby menambahkan, komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal fleksibilitas bagi NAFTA turut menguatkan pasar. Lewat kicauan di Twitter, Trump mengatakan, AS memiliki defisit perdagangan yang besar dengna Meksiko dan Kanada. 

Trump menambahkan, NAFTA yang saat ini dalam proses negosiasi ulang, merupakan kesepakatan yang buruk bagi AS. "Tarif baja dan aluminium hanya akan turun jika kesepakatan baru NAFTA yang lebih fair ditandatangani," ungkap dia.

Meksiko juga harus berupaya lebih keras untuk menghentikan aliran narkotika ke AS. Sementara untuk Kanada, Trump bilang bahwa negara tetangga ini harus memperlakukan para petani dengan lebih baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×