kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Wall Street Melemah: Investor Cemas Konflik AS-Iran dan Valuasi Saham Teknologi


Kamis, 02 Juli 2026 / 05:18 WIB
Wall Street Melemah: Investor Cemas Konflik AS-Iran dan Valuasi Saham Teknologi
ILUSTRASI. Wall Street ditutup melemah tipis akibat koreksi saham teknologi dan ketidakpastian pembicaraan AS-Iran pada Rabu (1/7/2026)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Wall Street ditutup sedikit melemah karena saham teknologi jatuh, tetapi penguatan saham Meta Platforms membatasi penurunan di indeks S&P 500 dan indeks Nasdaq.

Rabu (1/7/2026), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 13,96 poin atau 0,03% menjadi 52.305,24, indeks S&P 500 melemah 16,13 poin atau 0,22% ke 7.483,23 dan indeks Nasdaq Composite melemah 173,69 poin atau 0,66% ke 26.040,03.

Koreksi pada saham produsen chip termasuk di antara faktor terbesar yang menyeret S&P 500 dan Nasdaq turun, dengan indeks semikonduktor ditutup melemah 6,3% dan sektor teknologi memimpin penurunan di antara sektor-sektor S&P 500.

Valuasi yang tinggi dan pengeluaran besar untuk AI oleh perusahaan teknologi telah menjadi kekhawatiran bagi beberapa pelaku pasar.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Teknikal untuk Kamis (2/7): AALI, TOBA, dan PTBA

Investor juga tetap berhati-hati tentang pembicaraan antara AS dan Iran, terutama dengan libur panjang akhir pekan AS yang akan datang, kata Tim Ghriskey, ahli strategi portofolio senior di Ingalls & Snyder di New York.

Iran dan Amerika Serikat mengakhiri putaran pembicaraan tidak langsung pada hari Rabu tanpa tanda-tanda bahwa mereka telah mencapai kemajuan menuju perdamaian yang langgeng.

Sementara itu, AS dan Iran menandatangani kesepakatan sementara bulan lalu.

Laporan pekerjaan bulanan utama AS akan dirilis pada hari Kamis, dengan pasar tutup pada hari Jumat menjelang liburan Hari Kemerdekaan 4 Juli.

Pada sesi ini, saham Meta Platforms melonjak 8,8% setelah Bloomberg News melaporkan bahwa perusahaan tersebut sedang membangun bisnis cloud untuk menjual kelebihan kapasitas komputasi AI.

Di tempat lagi, Tanggapan dari Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh bahwa risiko inflasi telah mereda baru-baru ini juga memberikan dukungan.

Warsh mengatakan, ia akan tetap berpegang teguh pada target inflasi 2% bank sentral AS dan akan "mengecewakan" siapa pun yang mengharapkan kebijakan moneter longgar meskipun Presiden Donald Trump menyerukan pemotongan suku bunga.

Baca Juga: Mitratel (MTEL) Tebar Dividen 98% dari Laba 2025, Cek Rekomendasi Analis

Harga minyak naik tajam di awal perang Iran. Para pedagang sedikit mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga saat Warsh berbicara, tetapi mereka masih mengharapkan setidaknya satu kenaikan dari bank sentral AS tahun ini, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.

Investor juga mencerna data dari Institute for Supply Management yang menunjukkan aktivitas manufaktur AS melambat pada bulan Juni tetapi masih solid.

Di antara saham-saham lain yang mengalami penurunan hari itu, saham Alcoa turun 8,9% setelah South32 Australia setuju untuk menjual sebagian besar aset aluminiumnya kepada Alcoa.

Pelemahan hari ini terjadi setelah kuartal kedua yang kuat untuk indeks. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatatkan kenaikan kuartalan terbesar sejak 2020, sementara Dow Jones mencatatkan kinerja terbaiknya sejak 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU

[X]
×