kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Wall Street anjlok, penurunan S&P 500 tertajam sejak 2011


Selasa, 06 Februari 2018 / 06:26 WIB
ILUSTRASI. Bursa AS


Sumber: CNBC | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pasar saham Amerika Serikat (AS) anjlok pada perdagangan Senin (5/2) waktu setempat. S&P 500 bahkan mencatat penurunan tertajam dalam enam tahun terakhir.

Mengutip CNBC, Dow Jones Industrial Average ditutup turun 1.175,21 poin atau setara 4,60% menjadi 24.345,75. Bahkan, indeks acuan 30 saham ini sempat tumbang lebih dari 1.500 poin.

Indeks S&P 500 juga anjlok 113,19 poin atau 4,10% ke posisi 2.648,94. Ini penurunan harian paling tajam sejak Agustus 2011 silam. Padahal, di awal perdagangan, indeks sempat menguat didukung kenaikan saham sektor teknologi. Dibandingkan posisi rekor tertinggi yang dicetak bulan lalu, S&P tercatat sudah turun lebih dari 7%.

Sementara, Nasdaq berakhir turun 273,42 poin atau 3,78% menjadi 6.967,53. Di awal perdagangan, indeks sempat naik sebanyak 0,5%.

Penurunan tajam hari Senin memperpanjang aksi jual signifikan yang terjadi pada sesi Jumat lalu. Investor ramai-ramai melepas saham karena ekspektasi laju inflasi akan memicu kenaikan suku bunga lebih cepat.

"Ini aksi jual dalam skema yang lebih besar. Tidak begitu besar, tapi sangat penting dalam hal psikologis," kata Quincy Krosby, kepala strategi pasar Prudential Financial, seperti dilansir CNBC.

Secara teknikal, Jeff Kilburg, CEO KKM Financial menyebut, begitu indeks memecahkan moving average (MA) 50, terjadi lonjakan volatilitas.

Akhir pekan lalu, Wall Street juga turun tajam dipicu kenaikan tajam yield US Treasury. Imbal hasil surat utang AS tenor 10 tahun naik ke level tertinggi empat tahun. Semalam, yield yang sama mencapai 2,88%, sebelum diperdagangkan di sekitar 2,75%.

"Pada Januari, saham dan imbal hasil obligasi terlihat ingin melewati target akhir tahun, sebelum memulai 2018. Saya pikir kedua pasar hanya mengambil nafas," kata John Augustine, kepala investasi di Huntington Private Bank.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×