kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   -20.000   -0,79%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Victoria Care Indonesia (VICI) Siap Perluas Pasar Ekspor


Sabtu, 31 Oktober 2026 / 07:30 WIB
Victoria Care Indonesia (VICI) Siap Perluas Pasar Ekspor
ILUSTRASI. PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) berupaya memperluas jangkauan pasar ekspor ke sejumlah negara untuk mendorong pertumbuhan bisnis ke depan. (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) berupaya memperluas jangkauan pasar ekspor ke sejumlah negara untuk mendorong pertumbuhan bisnis ke depan. 

Emiten di sektor produk kosmetik dan perawatan tubuh ini membidik pasar Asia Tenggara hingga Asia Timur, dengan Malaysia dan Jepang menjadi salah satu negara tujuan ekspansi berikutnya.

Direktur Utama Victoria Care Indonesia, Sumardi Widjaja mengatakan, kontribusi ekspor terhadap penjualan VICI saat ini masih relatif kecil, yakni belum mencapai 2%. Meski demikian, perusahaan telah memulai kegiatan ekspor ke sejumlah negara dan berkomitmen untuk meningkatkan kontribusinya pada tahun-tahun mendatang.

"Kontribusi ekspor saat ini tidak lebih dari 2%. Namun, kami sudah memulai ekspor di beberapa negara, hanya saja nilainya masih belum terlalu besar," kata Sumardi dalam konferensi pers usai RUPSLB VICI, Kamis (29/10/2026).

Baca Juga: Laba Indosat Melonjak 37%, Ini Prospek Saham ISAT dan Target Harganya

Sumardi menyebut, pada tahun ini VICI telah menjalin sejumlah kerja sama untuk memperluas penetrasi pasar internasional, terutama di kawasan Asia Tenggara seperti Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Terbaru, VICI telah menandatangani kerja sama penunjukan distributor resmi di Malaysia pada 26 Oktober 2026. Melalui kerja sama tersebut, VICI membidik peluang pasar Malaysia dengan mengandalkan sejumlah jenama seperti Herborist dan CBD.

Sumardi juga bilang Malaysia memiliki potensi pasar yang menarik karena kedekatan geografis serta peluang distribusi yang dinilai cukup besar. VICI juga telah melakukan survei pasar dan meninjau sejumlah kanal distribusi di negara tersebut.

Selain Malaysia, VICI telah memasuki sejumlah pasar internasional lainnya, seperti Taiwan, Vietnam, dan Filipina. VICI juga tengah mempersiapkan penetrasi pasar Jepang melalui penjajakan kerja sama dengan salah satu perusahaan yang memiliki jaringan ritel besar di negara tersebut.

Sumardi mengatakan, proses pembicaraan dengan mitra di Jepang telah memasuki tahap akhir, termasuk persiapan pembukaan purchase order (PO). Perusahaan berharap dapat segera merealisasikan ekspansi tersebut.

"Kita ada salah satu agreement dan hanya tinggal finalisasi dengan salah satu perusahaan dan juga ritel cukup besar di Jepang. Doakan dalam waktu dekat ini kita bisa masuk ke Jepang" ucap Sumardi.

Komisaris Utama VICI Billy Hartono Salim menambahkan, ekspansi internasional menjadi salah satu fokus pengembangan bisnis VICI ke depan. Penunjukan distributor resmi di Malaysia menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya memperluas pasar VICI di luar negeri.

"Ini menjadi tonggak sejarah untuk perusahaan, kabar baik untuk perusahaan kita," tambah Billy.

Baca Juga: Tensi Geopolitik Kerek Harga Minyak, Brent Berpeluang Tembus US$ 120 per Barel

Wakil Komisaris Utama VICI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo juga menyampaikan komitmennya untuk memberikan nilai tambah bagi perusahaan, salah satunya melalui pengembangan bisnis ke pasar internasional.

Selain memperluas pasar geografis, VICI juga berencana melakukan peremajaan merek atau brand rejuvenation serta mengembangkan produk-produk premium untuk melengkapi portofolio bisnisnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing dan membuka peluang pertumbuhan baru bagi VICI pada 2027.

Kinerja Pendapatan Melesat

VICI melaporkan kinerja keuangan yang tumbuh dari sisi pendapatan. Pada periode sembilan bulan pertama tahun 2026, VICI membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 1,12 triliun, meningkat 8,99% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,02 triliun.

Secara rinci, pendapatan VICI terutama ditopang oleh penjualan kepada pihak ketiga di pasar domestik. Penjualan lokal pihak ketiga mencapai Rp 1,4 triliun hingga September 2026, meningkat dibandingkan Rp 1,32 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, penjualan ekspor kepada pihak ketiga tercatat sebesar Rp 3,18 miliar. Nilai tersebut juga meningkat dibandingkan periode Januari-September 2025 sebesar Rp 2,08 miliar.

Selain dari pihak ketiga, VICI memperoleh pendapatan dari kontrak dengan pelanggan pihak berelasi sebesar Rp 51,54 miliar. Jumlah ini melonjak dibandingkan Rp 23,68 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi penjualan bruto, VICI membukukan Rp 1,41 triliun hingga September 2026, naik dari Rp 1,32 triliun pada September 2025.

Namun, perusahaan juga mencatatkan potongan penjualan dan retur sebesar Rp 308,28 miliar, meningkat dari Rp 289,80 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, rabat dan bonus tercatat sebesar Rp 30,56 miliar, lebih tinggi dibandingkan Rp 25,48 miliar pada periode Januari-September 2025.

Setelah dikurangi diskon, retur penjualan, rabat, dan bonus, VICI mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp 1,12 triliun.

Angkat Wakil Komisaris Baru

Pemegang saham PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) menyetujui Rahayu Saraswati Dhirakanya Djojohadikusumo menjadi wakil Komisaris Utama perusahaan. Keputusan tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar BIasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Komisaris Utama VICI, Billy Hartono Salim mengatakan kehadiran Sara, sapaan akrab Rahayu, diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, terutama melalui jaringan, pengalaman, serta pemahamannya terhadap industri gaya hidup dan kosmetik.

"Dengan peran dari Bu Sara yang luar biasa, networking, pengalaman beliau dan komitmen beliau di perusahaan ini, saya berharap bahwa beliau akan membawa dan membantu kita perusahaan ini menjadi the next level," kata Billy usai RUPSLB, Kamis (29/10/2026).

Selain mengangkat Rahayu Saraswati sebagai Wakil Komisaris Utama, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Firman Parulian Sitanggang sebagai Komisaris Independen dan Antar M.T. Sianturi sebagai Komisaris Independen.

Billy mengungkapkan susunan dewan komisaris yang baru dirancang mengikuti arah pengembangan bisnis VICI.

"Perseroan memandang setiap anggota dewan komisaris memiliki keunggulan, pengalaman dan jaringan di bidangnya masing-masing. Dengan sinergi dari ketiga anggota dewan komisaris, perseroan berharap dapat memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memperoleh perspektif dan masukan strategis yang mendukung pengembangan bisnis," jelas Billy.

Direktur Utama VICI Sumardi Widjaja menyampaikan, perubahan susunan Dewan Komisaris diharapkan semakin memperkuat fungsi pengawasan sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan perusahaan.

“Bergabungnya ketiga anggota baru dalam jajaran Dewan Komisaris diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi penguatan tata kelola perusahaan serta mendukung langkah strategis perseroan dalam mencapai visi dan misi VICI ke depannya,” ujar Sumardi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×