kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Turunnya indeks IDMA diyakini hanya sementara


Rabu, 04 Maret 2020 / 06:30 WIB


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Turunnya level indeks Inter Dealer Market Association (IDMA) diprediksi hanya sementara. Indeks diprediksi akan kembali naik dan membawa prospek Surat Utang Negara (SUN) semakin menarik ke depannya.

Sebagai informasi, mengutip Bloomberg pada perdagangan Senin (2/3) indeks IDMA tercatat berada di level 99, turun dari level sebelumnya yakni 99,39 per Jumat (28/2).

Penurunan tersebut sekaligus jadi yang terendah dalam tujuh bulan terakhir dan mencerminkan harga SUN yang sudah jatuh ke level terendah selama periode tersebut.

Baca Juga: Indeks IDMA sentuh level bawah, SUN masih tetap menarik

Director & Chief Investment Officer Fixed Income Manulife Aset Manajemen Ezra Nazula menjelaskan setelah hampir dua bulan bond market rally, maka terjadi konsolidasi dalam minggu terakhir.

Hal tersebut lebih karena sentimen global yang memburuk dengan aliran dana keluar dari emerging market dan masuk ke safe haven seperti US Treasury di Amerika Serikat (AS).

Alhasil, outflow yang berlangsung pekan lalu turut menyebabkan kurs Rupiah melemah ke kisaran Rp 14.000 per dollar AS. Namun, Ezra meyakini kondisi tersebut hanya terjadi sementara.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×