kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Tunda IPO lagi, PTPN III Holding targetkan dua anak usaha melantai di bursa pada 2023


Senin, 19 Oktober 2020 / 17:39 WIB
ILUSTRASI. Pabrik kelapa sawit milik anak perusahaan PTPN III Holding


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Anna Suci Perwitasari

Nah, untuk kelapa sawit, Abdul memaparkan keberpihakan PTPN dalam program kemandirian energi adalah dengan memperluas areal budidaya kelapa sawit, tujuannya untuk meningkatkan produktivitasnya. 

Abdul mengungkapkan, rata-rata saat ini tingkat produktivitas kelapa sawit PTPN sebanyak 4,5 ton per ha, targetnya 5 tahun mendatang menjadi 5 ton per ha. 

Di sisi lain, perusahaan juga melihat Indonesia punya peluang untuk memperluas kebun kelapa sawit menjadi 20 juta ha. 

Baca Juga: Salurkan 50.000 masker kesehatan, PTPN V terima penghargaan dari Gubernur Riau

Kemudian mengenai industri hilir, hal ini berkaitan dengan upaya perluasan areal kelapa sawit dan produktivitasnya. Abdul menegaskan peningkatan teknologi produksi menjadi produk hilir juga menjadi prioritas holding perkebunan. 

Salah satu upaya yang telah dilakukan PTPN di tahun lalu adalah dengan membangun pabrik olein di Sei Mangkei, Sumatra Utara, tepatnya di kawasan industri kelapa sawit.  Adapun pabrik  Olein ini berkapasitas 400.00 ton per tahun. 

Selanjutnya: Penjualan PTPN Grup tumbuh 23% hingga Agustus 2020

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×