kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Triputra Agro Persada (TAPG) Kantongi Kredit Rp 300 Miliar di CIMB Niaga


Selasa, 23 Desember 2025 / 08:42 WIB
Triputra Agro Persada (TAPG) Kantongi Kredit Rp 300 Miliar di CIMB Niaga
ILUSTRASI. Triputra Agro Persada (TAPG) mendapat tambahan plafon kredit di Bank CIMB Niaga senilai Rp 300 miliar


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) mendapat tambahan plafon kredit di Bank CIMB Niaga. Melansir keterbukaan informasi tanggal 22 Desember 2025, total plafon kredit yang diterima TAPG sebesar Rp 300 miliar.

Corporate Secretary TAPG Joni Tjeng mengatakan, penandatanganan perjanjian itu dilakukan pada 19 Desember 2025.

Melalui anak usahanya, TAPG mendapatkan penambahan plafon kredit modal kerja di PT Bank CIMB Niaga Tbk untuk PT Agro Multi Persada dan anak perusahaannya. Sehingga, total plafon kredit menjadi Rp 300 miliar.

“Tidak berdampak material atas transaksi penambahan plafon kredit modal kerja tersebut,” ujarnya dalam keterbukaan informasi tersebut.

Baca Juga: MNC Tourism Indonesia (KPIG) Rampungkan Private Placement, Kantongi Rp 250 Miliar

Dalam perkembangan terbaru, TAPG baru saja meresmikan fasilitas produksi biokokas di Kalimantan Barat pada Selasa (9/12/2025). Pabrik tersebut nantinya akan dijalankan oleh PT ATP Bio Indonesia, perusahaan joint venture atau perusahaan patungan antara PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan Aisin Takaoka Co., Ltd.

Penandatanganan nota kesepahaman dengan Aisin Takaoka Co., Ltd memang sudah dilakukan pada 24 Juni 2024 lalu.

Per kuartal III 2025, pendapatan dari kontrak pelanggan TAPG tercatat Rp 8,20 triliun. Ini naik 31,48% dari Rp 6,24 triliun di periode sama tahun 2024.

Secara rinci, segmen produk kelapa sawit dan turunannya berkontribusi Rp 8,19 triliun dan segmen produk karet dan turunannya Rp 17,72 miliar.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih Rp 2,67 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Ini naik 65,69% dari Rp 1,61 triliun per September 2024.

 

Dengan kinerja tersebut, laba per saham dasar menjadi Rp 135 per saham di periode ini, naik dari Rp 81 per kuartal III 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×