kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.657   -163,74   -2,81%
  • KOMPAS100 731   -21,54   -2,86%
  • LQ45 557   -15,97   -2,79%
  • ISSI 196   -5,16   -2,57%
  • IDX30 317   -8,50   -2,61%
  • IDXHIDIV20 392   -9,09   -2,27%
  • IDX80 83   -2,44   -2,85%
  • IDXV30 107   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,32   -2,22%

TINS dan BRPT masuk jajaran LQ45, begini prospek dan rekomendasi sahamnya


Selasa, 27 Juli 2021 / 19:10 WIB
ILUSTRASI. Aktifitas bongkar muat Timah di Pelabuhan sunda Kelapa, Jakarta (19/12). KONTAN/Muradi/19/12/2011


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Namun, secara jangka panjang, terlebih jika pandemi mulai mereda, sektor properti akan mulai pulih. “Dan momentum penurunan harga ini, dapat dimanfaatkan para investor untuk melakukan pembelian,” terang Ajeng kepada Kontan.co.id, Selasa (27/7).

CTRA berhasil membukukan kenaikan pendapatan pra penjualan atau marketing sales hingga 67,2% year-on-year (YoY) pada semester pertama. Capaian ini tidak terlepas dari subsidi PPN yang diberikan pemerintah dan suku bunga yang masih rendah.

Ajeng memasang mode optimistis terhadap pertumbuhan marketing sales CTRA tahun ini dan memproyeksikan marketing sales CTRA bisa tumbuh hingga 8%-9% yoy.

CTRA juga punya sejumlah proyek yang bisa menopang pendapatannya tahun ini.CTRA memiliki dua produk baru yang sudah rilis yakni rumah tapak di CitraLand Puncak Tidar Malang dan apartemen Citra Landmark di Ciracas.

Ajeng menyebut, CTRA juga masih akan membangun cluster/tower baru pada existing project dan tetap menyasar segmen end-user.

NH Korindo Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi beli dengan target harga Rp 1.320.

Selanjutnya: Kinerja Unilever (UNVR) mengecewakan, BRIDanareksa pangkas target dan rekomendasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×