kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.709   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.518   -3,63   -0,06%
  • KOMPAS100 848   -0,96   -0,11%
  • LQ45 642   0,75   0,12%
  • ISSI 229   -1,10   -0,48%
  • IDX30 359   0,71   0,20%
  • IDXHIDIV20 438   1,12   0,26%
  • IDX80 97   -0,06   -0,06%
  • IDXV30 122   -0,08   -0,06%
  • IDXQ30 114   0,40   0,35%

Tiga analis ini kompak rekomendasikan beli saham TPIA, apa alasannya?


Jumat, 24 Januari 2020 / 07:00 WIB


Reporter: Muhammad Kusuma | Editor: Yudho Winarto

Pabrik baru milik TPIA ini pun mulai mendiversifikasi produk mulai dari Polyethylene, Polypropylene, aromatics (Benzene, Toulene, dan Xylene), mixed C4, dan Py-Gas. Diversifikasi produk ini akan menambah variasi produk yang dapat ditawarkan oleh TPIA.

Terakhir, menurutnya kerjasama antara TPIA dan Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) turut menjadi tolak ukur positif kinerja emiten.

Baca Juga: Kembangkan kompleks petrokimia kedua, Chandra Asri (TPIA) mendapat tax holiday

“TPIA berpeluang mencari peluang yang lebih besar terkait pasokan bahan baku untuk bisnis petrokimia,” tandasnya.

Menurut ketiga analis sentimen positif tersebut akan membuat kinerja pendapatan dan laba bersih perusahaan meningkat. Meski begitu, ketiga analis belum dapat memproyeksikan persentase peningkatan tersebut. “Intinya ada potensi tumbuh,” seperti yang dikatakan analis Sukarno.

Ketiga analis merekomendasikan beli saham TPIA untuk jangka pendek. Wisnu merekomendasikan membeli dengan target harga Rp 10.500. Sedangkan Nico merekomendasikan beli dengan target harga Rp 10.000.

Sukarno sendiri menjelaskan jika harga menguji atau bertahan di atas Rp 9.925 maka rekomendasinya beli dengan target harga Rp 10.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×