kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Tertekan sentimen virus corona, dalam sepekan IHSG merosot 4,87%


Jumat, 31 Januari 2020 / 18:13 WIB
ILUSTRASI. Pekerja berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kehilangan taji dalam sepekan ini. Sebab, IHSG telah terkoreksi 4,87% dalam perdagangan sepekan. Bahkan, hari ini, Jumat (31/1)  IHSG anjlok 1,94% ke level 5.940,048.

Penurunan ini merupakan pertama kalinya IHSG ditutup di bawah level 6.000 dalam perdagangan bulan Januari 2020. Investor asing meninggalkan pasar saham domestik hingga mencatatkan aksi jual bersih sebesar 2,61 triliun di pasar regular.

Baca Juga: Waduh, IHSG terjungkal 1,94% ke 5.940 pada akhir perdagangan Jumat (31/1)

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai, ada beberapa sentimen yang memberatkan langkah IHSG dalam sepekan. Yang pertama adalah merebaknya virus corona yang kini mendapat status darurat dari Badan Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO).

Hingga berita ini diturunkan, virus yang diduga berasal dari kalelawar ini sudah menyebar di 21 negara. Bahkan, korban meninggal dunia juga terus bertambah hingga kini mencapai 213 orang.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan targetkan punya dana kelolaan Rp 543,6 triliun di 2020

“Selain itu, ada juga pemblokiran ratusan rekening efek atas penyelidikan kasus Jiwasraya dan ASABRI,” terang Herditya kepada Kontan.co.id, Jumat (31/1).

Senada, Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai kasus suspense beberapa rekening akun sekuritas dan likuidasi beberapa reksadana juga turut menekan IHSG. “Hal ini turut mengurangi volume transaksi di pasar,” ujar Hendrika.

Baca Juga: IHSG anjlok ke level 5.966,86 pada sesi I perdagangan, ini penyebabnya

Untuk pekan depan, Hendriko menilai secara teknikal IHSG berpeluang bergerak mixed dengan kecenderungan melemah dengan kisaran 5.800 – 6.100.

Adapun sentimen yang menggerakkan IHSG pekan depan diperkirakan masih sama dengan yang terjadi pada pekan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×