kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Terpukul isu inflasi, bursa Asia didominasi warna merah


Senin, 17 Januari 2011 / 14:43 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Bursa Asia dilanda aksi jual. Melorotnya bursa Asia disebabkan adanya spekulasi kalau negara-negara di kawasan regional harus melakukan aksi lebih besar untuk menahan laju inflasi.

Saham-saham yang mencatatkan penurunan terbesar di antaranya: Industrial & Commercial Bank of China yang turun 1,6% di Hongkong, China Vanke Co anjlok 7% di CHina, dan BHP Billiton Ltd melorot 1,2% di Australia.

Alhasil, pada pukul 16.00 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,6% menjadi 138,01. Sementara itu, Shanghai Composite Index turun 3%, yang merupakan penurunan terbesar sejak 16 November lalu.

Sedangkan indeks Hangseng Hongkong turun 0,5%, indeks Nikkei 225 Stock Average tak banyak mengalami perubahan, dan indeks Kospi Korea Selatan turun 0,4%.

"Kecemasan akan inflasi akan menjadi isu besar yang akan menghantui sepanjang tahun ini. Kendati begitu, pemerintah sejumlah negara masih memiliki sejumlah amunisi untuk memerangi inflasi. namun tekanan atas suku bunga akan menekan performa perekonomian di sejumlah negara Asia," urai Nader Naeimi, Strategist AMP Capital Investor Ltd di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×