kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Tembaga sudah turun tujuh hari beruntun


Senin, 04 April 2016 / 21:03 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Tembaga terus merosot dalam tujuh hari beruntun. Mengutip Bloomberg, Senin (4/4) pukul 3 pm di Sydney harga tembaga kontrak pengiriman tiga bulan di London Metal Exchange turun 0,59% ke level US$ 4.806 per metrik ton dibanding hari sebelumnya. Penurunan selama tujuh hari ini merupakan yang terpanjang dalam dua tahun terakhir.

Beban pergerakan datang dari pernyataan Kepala Perusahaan Codelco, produsen tembaga terbesar dunia yang menyatakan ia melihat kecilnya peluang kenaikan permintaan tembaga. Ia juga tidak melihat adanya perbaikan harga paling tidak hingga 2018 mendatang.

Menurut Societe Generale SA, penurunan nilai tukar mata uang negara produsen akan mengecilkan jumlah biaya produksi. Sehingga ini membuat para produsen tidak lagi harus memangkas produksinya untuk menutup kerugian. Tentunya hal tersebut berimbas negatif pada harga. Sebab, apabila produksi masih tinggi, harga tembaga akan terus terseret.

“Penambang dan produsen tembaga tidak lagi berada dalam tekanan untuk memangkas produksi akibat biaya kerugian yang tinggi. Hal ini menekan harga ke level bawah,” papar Mark Keenan, Head of Commodities, Societe Generale SA seperti dikutip dari Bloomberg, Senin (4/4).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×