kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Susun portofolio investasi jelang tutup tahun, dolar AS bisa jadi pilihan safe haven


Minggu, 15 November 2020 / 19:51 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller memperlihatkan pacahan 100 dolar US di salah satu bank di Jakarta, Selasa (3/11)./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/03/11/2020.


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Tendi Mahadi

Dengan begitu, ada kemungkinan porsi quantitative easing (QE) oleh Bank Sentral AS (The Fed) bakal lebih kecil. 

"Sehingga, asumsi bahwa dollar AS akan terus melemah terus, belum tentu akan terjadi. Malah ada kemungkinan dollar AS menguat seiring vaksin corona yang akan mulai didistribusikan tahun depan," ungkapnya.

Baca Juga: Sejumlah katalis ini diprediksi bakal menggerakkan harga batubara ke depan

Prediksinya, nilai wajar untuk pasangan USD-IDR di tahun depan berada di kisaran Rp 14.500 per dollar AS hingga Rp 14.700 per dollar AS.

Di sisi lain, untuk prospek aset seperti emas di Indonesia, Ezra menilai masih belum efisien karena selisih antar harga jual dan beli kembali masih cukup jauh. Apalagi ada selisih antara harga emas Indonesia dengan harga emas dunia. 

"Untuk itu, saya tidak begitu menyarankan (emas) kecuali investor bisa menemukan investasi berbasis emas yang harganya lebih efisien," tandasnya. 

Selanjutnya: IHSG berpotensi melemah esok hari, saham-saham ini bisa dicermati

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×