kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Sumber Alfaria (AMRT) Bidik Pendapatan High Single Digit pada Tahun 2026


Minggu, 11 Januari 2026 / 17:00 WIB
Sumber Alfaria (AMRT) Bidik Pendapatan High Single Digit pada Tahun 2026
ILUSTRASI. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk AMRT (KONTAN/Carolus Agus Waluyo). PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membidik pendapatan tumbuh di kisaran high single digit di tahun 2026.


Reporter: Rashif Usman | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pengelola jaringan ritel mini market Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membidik pendapatan tumbuh di kisaran high single digit di tahun 2026.

General Manajer Corporate Communications Sumber Alfaria Trijaya, Rani Wijaya, mengatakan target kinerja tersebut sejalan dengan fokus pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. 

Ia menyampaikan AMRT akan fokus pada penguatan jaringan gerai, optimalisasi layanan omnichannel, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan pengalaman berbelanja konsumen. 

Baca Juga: Sumber Alfaria (AMRT) Bidik Ekspansi 500 Gerai pada Semester II-2025

"Perkembangan layanan digital dan perilaku belanja yang semakin mengedepankan kemudahan serta efisiensi membuka peluang bagi penguatan strategi layanan omnichannel," kata Rani kepada Kontan, Kamis (8/1/2026).

Rani bilang adaptasi terhadap pemanfaatan layanan digital dalam mendukung pemenuhan kebutuhan konsumen menjadi peluang bagi perseroan untuk mengoptimalkan layanan omnichannel yang semakin terintegrasi dan terkustomisasi. 

Preferensi konsumen yang semakin mengedepankan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi dalam berbelanja juga menjadi dorongan positif dalam penguatan strategi layanan perusahaan.

 

"Perseroan memandang prospek industri ritel pada tahun 2026 tetap berada dalam tren yang positif," tambahnya.

Baca Juga: Sumber Alfaria (AMRT) Targetkan Pembukaan 800 Gerai Alfamart pada Tahun 2026

Di sisi lain, AMRT tetap mencermati dinamika dan ketidakpastian global. Untuk itu, lanjut Rani, pihaknya akan terus mengedepankan optimalisasi operasional agar tetap adaptif dan berdaya saing di tengah perubahan pasar.

Berdasarkan laporan keuangannya, AMRT mampu mencetak laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,31 triliun sepanjang Januari hingga September 2025, turun 3,49% secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan laba bersih periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,39 triliun.

Sementara, AMRT mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih secara kumulatif 7,09% YoY menjadi Rp 94,47 triliun, dibandingkan capaian periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 88,21 triliun.

Selanjutnya: Spin-off Asuransi Syariah Berlanjut, OJK Catat Enam UUS Masih Berproses

Menarik Dibaca: Fres & Natural Kolaborasi dengan Vilo Gelato, Tawarkan Wangi Baru untuk Anak Muda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×