kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Suku Bunga BI 5,75% pada Juli 2026, Ini Dampaknya ke IHSG


Rabu, 22 Juli 2026 / 18:57 WIB
Suku Bunga BI 5,75% pada Juli 2026, Ini Dampaknya ke IHSG
ILUSTRASI. IHSG Melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melambat pasca penahanan suku bunga Bank Indonesia (BI) pada bulan Juli 2026. 

Namun, hal tersebut tak dilihat sebagai hal tantangan untuk pasar saham Tanah Air hingga akhir tahun ini.

Hari ini, BI memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Juli 2026 di level 5,75%.

IHSG pun tercatat turun 0,09% ke level 6.334 di akhir perdagangan hari ini. Dana asing pun tercatat keluar Rp 1,11 triliun dari pasar reguler.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, kebijakan yang ada saat ini mulai fokus terhadap stabilitas dan bukan lagi terhadap pro pertumbuhan yang selama ini dilakukan.

Baca Juga: IHSG Rawan Terkoreksi pada Kamis (23/7), Simak Rekomendasi Saham Analis

Di sisi lain, aliran dana asing (capital inflow) harus ditarik untuk menjaga daya tarik terhadap pasar keuangan dalam negeri. Terutama, setelah capital outflow terus terjadi sejak awal tahun. 

Selain itu situasi dan kondisi global juga tidak mendukung, terutama situasi dan kondisi dalam negeri saat ini mulai dari MSCi, hingga lembaga pemeringkat. 

“Sehingga dibutuhkan daya tarik bagi pelaku pasar dan investor asing untuk masuk ke dalam pasar keuangan dalam negeri,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (22/7/2026).

Nico mengingatkan, jika suku bunga naik, nilai investasi, konsumsi, dan pertumbuhan ekonomi akan mengalami penurunan. Selain itu sektor riil dan kredit juga pasti akan mengalami tekanan. 

Akibatnya, pelaku pasar dan investor akan mengurangi investasi di aset aset yang berisiko seperti saham, dan mulai beralih kepada aset keuangan lainnya. 

“Apalagi saham dan obligasi pasti akan mengalami penurunan harga di saat suku bunga naik,” ungkapnya.

Hingga akhir tahun, Nico memproyeksikan IHSG kami akan bergerak berada di rentang 6.390 – 7.470. 

Baca Juga: IHSG Putus Reli 10 Hari, Begini Arah Pergerakan pada Kamis (23/7)

Sektor yang paling berdampak negatif saat suku bunga naik ada pada otomotif dan properti. 

Namun yang harus diperhatikan juga adalah, sektor perbankan bisa mendapatkan dua sisi dari kenaikkan tingkat suku bunga. 

“Ke depan, sektor perbankan masih terlihat menarik untuk saat ini, terutama bank-bank buku besar,” tuturnya.

Analis Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto mengatakan, pelemahan IHSG hari ini sebenarnya tak sepenuhnya disetir sentimen penahanan suku bunga BI.

IHSG memang sudah reli 9 hari. Namun, sebagian besar kenaikan lebih didorong oleh rotasi dana asing ke saham Indonesia yang valuasinya dinilai menarik, bukan oleh ekspektasi kebijakan suku bunga jangka pendek.

Keputusan BI hari ini lebih berperan sebagai konfirmasi arah kebijakan. Sementara, pergerakan IHSG tetap ditentukan oleh dinamika aliran dana asing, valuasi, dan sentimen global. 

“Dengan kata lain, pasar saham Indonesia sudah berada pada mode ‘higher for longer is the new normal’ sehingga responsnya terhadap keputusan BI relatif terukur,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (22/7/2026).

Rully pun menargetkan IHSG akan ada di level 6.800 pada akhir tahun 2026.

Sektor yang bisa diperhatikan investor adalah perbankan (BBCA), komoditas (ADRO), telekomunikasi (TLKM dan EXCL), consumer (JPFA dan CMRY), dan pulp and paper (CMRY).

Rekomendasi beli disematkan untuk INKP dengan target harga Rp 13.500 per saham.

Baca Juga: IHSG Turun Tipis 0,09% ke 6.334, Top Losers LQ45: AMMN, UNTR, CUAN, Rabu (22/7)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×