kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Strategi Selamat Sempurna (SMSM) Hadapi Momentum Ramadan-Lebaran 2026


Jumat, 20 Februari 2026 / 05:00 WIB
Strategi Selamat Sempurna (SMSM) Hadapi Momentum Ramadan-Lebaran 2026
ILUSTRASI. PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) (KONTAN/Muradi)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) menilai periode Ramadan dan Idulfitri secara historis tetap membawa sentimen positif terhadap permintaan produk aftermarket perusahaan, meski dampaknya tidak terlalu besar.

Wakil Direktur Utama SMSM, Ang Andri Pribadi, menyampaikan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya saat arus mudik, biasanya mendorong pemilik kendaraan melakukan pengecekan dan persiapan. Kondisi ini turut meningkatkan permintaan melalui jaringan distribusi perusahaan.

Baca Juga: Ramadan Jadi Angin Segar Bagi Saham Emiten Komponen Otomotif, Ini Rekomendasinya

"Untuk tahun 2026, perusahaan melihat momentum Ramadan–Idulfitri tetap berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap permintaan domestik, seiring meningkatnya aktivitas kendaraan selama periode mudik," kata Ang kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).

Ia menambahkan, kenaikan permintaan umumnya terjadi di segmen aftermarket, terutama untuk produk yang berkaitan dengan perawatan serta kesiapan kendaraan. Namun, peningkatan tersebut tidak bersifat material dan tidak menunjukkan lonjakan persentase yang signifikan dari tahun ke tahun.

Strategi Hadapi Momen Ramadan-Lebaran

Untuk menyambut periode Ramadan–Idulfitri tahun ini, SMSM telah menyiapkan sejumlah langkah strategi. Perusahaan memastikan ketersediaan stok tetap terjaga, kelancaran proses produksi dan rantai pasok terpelihara, serta koordinasi dengan jaringan distribusi semakin diperkuat.

Langkah ini dilakukan guna mengoptimalkan peluang dari peningkatan aktivitas kendaraan selama periode mudik, sekaligus menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

Hingga akhir perdagangan Kamis (19/2/2026), saham SMSM berada di level Rp 1.825 per saham atau menguat 1,67% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, pergerakan harga saham ini telah menguat 4,58%.

Baca Juga: Cermati Rekomendasi Teknikal Saham BULL, AUTO, TKIM untuk Perdagangan Jumat (20/2)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×