kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Stok minyak mentah AS bertambah 7,5 juta barel, harga minyak mentah koreksi 1%


Rabu, 22 Juli 2020 / 13:17 WIB
ILUSTRASI. Harga minyak mentah melemah


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sementara itu, laporan resmi dari pemerintah yang dikeluarkan Energy Information Administration (EIA) baru akan dirilis hari ini, waktu setempat. 

Data ekonomi dari Jepang, konsumen minyak terbesar keempat di dunia, juga menekan harga. Aktivitas pabrik yang dikontrak selama 15 bulan berturut-turut pada bulan Juli, menunjukkan aktivitas ekonomi yang lebih rendah karena pandemi ini meluas ke kuartal ketiga.

Sebelumnya, harga minyak mendapat angin segar dan menguat di tengah optimisme untuk vaksin Covid-19 dan setelah Uni Eropa sepakat memberikan stimulus € 750 miliar setara US$ 859 miliar untuk menopang ekonomi yang terdampak virus corona.

Namun, Stephen Innes, Chief Global Markets Strategist AxiCorp bilang, efek stimulus tersebut pada harga minyak tidak akan langsung terasa karena mungkin butuh berbulan-bulan untuk mulai mengalir dan dampaknya baru terlihat bertahun-tahun ke depan. 

Ada juga tanda-tanda bahwa Irak, produsen terbesar kedua di Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), masih belum memenuhi targetnya berdasarkan kesepakatan pengurangan pasokan yang dipimpin OPEC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×