kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Stok minyak AS kembali luber, harga minyak mentah WTI dan Brent kompak turun US$ 1


Kamis, 28 Mei 2020 / 11:28 WIB
Stok minyak AS kembali luber, harga minyak mentah WTI dan Brent kompak turun US$ 1
ILUSTRASI. Harga minyak WTI dan Brent turun US$ 1


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - MELBOURNE. Harga minyak terus merosot untuk dua sesi berturut-turut karena data industri Amerika Serikat (AS) menunjukkan kenaikan stok minyak minyak mentah yang akhirnya mengurangi harapan pemulihan permintaan.

Penurunan pada hari ini, memperpanjang pelemahan yang sudah terjadi sejak Rabu (27/5) karena ketidakpastian tentang komitmen Rusia terhadap pengurangan produksi minyak menjelang pertemuan OPEC+ pada 9 Juni mendatang.

Kamis (28/5), pukul 11.00 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Juli 2020 di Nymex turun 4,4%, atau US$ 1,44 menjadi US$ 31,37 per barel. Posisi ini membaik setelah sempat tergelincir sebanyak 5% ke level terendah $ 31,14 pada awal sesi.

Baca Juga: Harga minyak turun 7% dalam dua hari

Serupa, harga minyak mentah berjangka jenis Brent kontrak pengiriman Juli 2020 di ICE Futures juga turun 3,2%, atau US$ 1,10 menjadi US$ 33,64 per barel.

"Kejutan untuk konsensus American Petroleum Institute (API), di mana data inventaris dan ketakutan terhadap rencana Rusia menaikkan produksi membebani harga minyak," kata Stephen Innes,  Chief Global Markets Strategist AxiCorp.

"Seperti yang sering terjadi pada saat menjelang pertemuan OPEC+, fokusnya adalah pada komitmen Rusia dan dapat dimengerti sehingga secara historis mereka telah menjadi penghambat dalam OPEC+," lanjut dia.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×