Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) menegaskan pencabutan status Proyek Strategis Nasional (PSN) dari kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) tidak akan memengaruhi target kinerja maupun pencapaian marketing sales perusahaan.
Direktur CBDK, Markus Kusumaputra dalam keterbukaan informasi di BEI pada Jumat (7/8/2026) menjelaskan sejak awal seluruh pengembangan kawasan PIK2 telah dirancang sesuai rencana tata ruang dan peruntukan lahan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Dengan demikian, proyek-proyek yang dikembangkan CBDK tetap memiliki dasar perizinan yang sesuai.
"Seluruh masterplan pengembangan PIK2 sejak awal telah disusun berdasarkan rencana tata ruang dan peruntukan lahan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga seluruh proyek berada di atas lahan yang mengantongi izin resmi dan sesuai peruntukannya," ujar Markus, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Laba PANI dan CBDK Melonjak Ratusan Persen, Ini Prospek Semester II-2026
Markus menambahkan, lonjakan marketing sales pada 2024 yang mencapai Rp 6 triliun, naik dari Rp 2,4 triliun pada 2023, bukan dipicu oleh status PSN. Menurutnya, pertumbuhan tersebut merupakan hasil strategi ekspansi lahan yang dilakukan CBDK melalui Rights Issue II pada 2023.
Melalui aksi korporasi tersebut, CBDK berhasil memperluas land bank dari sekitar 744 hektare menjadi lebih dari 1.600 hektare. Penambahan cadangan lahan itu memungkinkan perusahaan ini meluncurkan lebih banyak proyek baru yang mendorong peningkatan penjualan.
Memasuki 2025 dan 2026, CBDK memproyeksikan marketing sales kembali ke level yang lebih normal dengan target sebesar Rp 4,3 triliun.
Menurut Markus, keputusan pembelian konsumen, terutama di segmen menengah ke atas, lebih dipengaruhi kondisi makroekonomi dan geopolitik global dibandingkan status PSN. Faktor-faktor seperti pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, harga emas, hingga sentimen pasar dinilai menjadi pertimbangan utama calon pembeli.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen dalam keterbukaan informasi yang menjawab Sesi Tanya Jawab Surabaya Investor Meeting & Connectivity 2026 menjelaskan kebijakan perusahaan terkait pengembalian investasi kepada pemegang saham.
Ia menilai tingkat return sebaiknya dibandingkan dengan emiten properti lain yang memiliki karakteristik bisnis, kebutuhan modal, serta siklus investasi yang sebanding.
Markus menyebut dividend payout ratio PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berada di kisaran 8% hingga 11%, sedangkan CBDK sekitar 3%.
Meski kondisi pasar modal sepanjang 2026 masih memengaruhi pergerakan harga saham, CBDK mengaku tetap berkomitmen membagikan dividen sebagai bentuk kontribusi operasional kepada para investor, termasuk lembaga dana pensiun.
Di sisi lain, Markus melihat peluang kenaikan harga saham (capital gain) masih terbuka. Ia mencatat harga saham PANI saat ini berada di kisaran Rp 6.000 setelah sebelumnya sempat menyentuh sekitar Rp 20.000. Sementara itu, saham CBDK masih diperdagangkan di bawah Rp 4.000 atau lebih rendah dibandingkan harga penawaran umum perdana (IPO).
Baca Juga: Laba PANI dan CBDK Melonjak, Monetisasi PIK2 Jadi Penopang Kinerja
Per Jumat (7/8/2026), harga saham CBDK ditutup di level Rp 3.820 per saham, naik 0,26% dibanding hari sebelumnya. Sementara itu dalam lima hari saham CBDK telah turun 0,78%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
