Reporter: Arif Ferdianto, Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengonfirmasi bahwa proses evaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perubahan untuk anak usaha PT Bayan Resources Tbk (BYAN) telah diselesaikan.
Tambahan kuota produksi batubara untuk ketiga entitas anak BYAN tersebut berada di kisaran 15 sampai 20 juta ton.
Di tengah perkembangan tersebut, saham BYAN terpantau mengalami pelemahan. Hingga perdagangan Senin (21/9/2026) pukul 14:38 WIB, saham BYAN merosot 5,06% ke level Rp 13.125 per saham. Tapi, dalam lima hari perdagangan terakhir, saham ini telah melesat 18,24%.
Dalam pemberitaan Kontan sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan dari sejumlah perusahaan yang mengajukan, tiga anak usaha BYAN dipastikan telah memenuhi seluruh dokumen persyaratan yang diwajibkan oleh regulator.
Baca Juga: Kementerian ESDM Tepis Persetujuan Kuota Terkait dengan Transaksi Saham BYAN
"Bayan kan ada punya banyak (perusahaan) sebetulnya. Kemarin yang belum kan tiga. Sebetulnya gak ada isu yang sensitif, tapi terus kemudian menghubung-hubungkan pembelian saham dan lain sebagainya," ujarnya saat ditemui di Balai Sudirman, Jakarta, Senin (21/9/2026).
Pemerintah juga menepis anggapan bahwa persetujuan revisi RKAB ini berkaitan dengan dinamika aksi korporasi pengalihan saham di tubuh perseroan. Tri menegaskan, proses perizinan operasional tambang berjalan independen dan tidak ada intervensi terkait adanya isu perubahan maupun pergantian pemegang saham.
"Bukan, sekarang poinnya, pergantian pemegang saham itu harus seizin Menteri. Jadi kalau misalnya itu baru kesepakatan awal ya silakan saja. Tapi bahwa perubahan pemegang saham itu baru sah apabila sudah mendapat persetujuan Menteri," tegasnya.
Terkait dengan rumor perombakan struktur pemilik modal yang dikaitkan dengan kelancaran izin, Tri menegaskan, sampai saat ini belum ada penetapan resmi dari regulator.
Baca Juga: Bayan Resources (BYAN) Dapat Tambahan Kuota Produksi Batubara Hingga 20 Juta Ton
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














