kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -12.000   -0,46%
  • USD/IDR 18.085   -11,00   -0,06%
  • IDX 6.102   -28,23   -0,46%
  • KOMPAS100 799   -0,72   -0,09%
  • LQ45 608   0,27   0,04%
  • ISSI 211   -0,77   -0,36%
  • IDX30 342   0,15   0,04%
  • IDXHIDIV20 424   0,55   0,13%
  • IDX80 91   -0,01   -0,01%
  • IDXV30 116   -0,29   -0,25%
  • IDXQ30 110   0,24   0,22%

Solusi Sinergi (WIFI) Pakai Samurai Bond Rp 2,4 Triliun untuk Percepat Ekspansi FTTH


Rabu, 29 Juli 2026 / 13:09 WIB
Solusi Sinergi (WIFI) Pakai Samurai Bond Rp 2,4 Triliun untuk Percepat Ekspansi FTTH
ILUSTRASI. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) akan gunakan dana hasil penerbitan Samurai Bond JPY 21,4 miliar untuk memperluas jaringan fiber-to-the-home. (DOK/PT Solusi Sinergi Digital Tbk)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) akan mengalokasikan dana hasil penerbitan Samurai Bond senilai JPY 21,4 miliar atau sekitar Rp 2,4 triliun untuk memperluas jaringan fiber-to-the-home (FTTH) di berbagai wilayah Indonesia.

Selain membiayai pembangunan jaringan baru, WIFI juga akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas dan memelihara infrastruktur telekomunikasi, memenuhi kebutuhan modal kerja, serta membiayai kembali atau refinancing utang.

Dana tersebut diperoleh melalui penerbitan Samurai Bond oleh PT Integrasi Jaringan Ekosistem (Weave), anak usaha WIFI yang mengoperasikan layanan fixed broadband Starlite FTTH dan dimiliki 49% oleh NTT East Group.

Baca Juga: Pendapatan Chandra Daya (CDIA) Naik 22% Semester I-2026, Tapi Laba Bersih Turun 74%

Adapun penerbitan Samurai Bond oleh Weave ini terdiri atas dua seri, yakni obligasi senilai JPY 19,4 miliar bertenor tiga tahun dan JPY 2 miliar dengan tenor lima tahun yang akan dicatatkan di pasar obligasi Jepang.

Sebelum menerbitkan obligasi, WEAVE memperoleh peringkat BBB+ bagi penerbit maupun obligasi dari 

Japan Credit Rating Agency (JCR). Peringkat investment grade tersebut diraih secara mandiri tanpa jaminan maupun penguatan kredit.

Direktur Utama PT Integrasi Jaringan Ekosistem Hendrik Tee mengatakan pendanaan dari pasar obligasi Jepang akan memperkuat struktur permodalan sekaligus memperluas akses perusahaan terhadap sumber pembiayaan global.

Baca Juga: Primaya Hospital (PRAY) Naikkan Kepemilikan Anak Usaha Jadi 93,91% Via Konversi Utang

"Dengan dukungan investor internasional, kami akan mempercepat pembangunan jaringan fixed broadband nasional agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan internet berkecepatan tinggi dengan harga yang terjangkau," jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/7/2026). 

Menurut Hendrik, tambahan pendanaan tersebut diharapkan mempercepat pembangunan jaringan FTTH sekaligus memperluas jangkauan layanan internet rumah seiring meningkatnya kebutuhan konektivitas digital di berbagai daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×