kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

SMMT siapkan US$ 45 juta untuk batubara di Sumsel


Kamis, 13 September 2012 / 18:00 WIB
ILUSTRASI. Desrem, Remdesivir produksi Mylan yang dipasarkan Indofarma.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas

JAKARTA. PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar US$ 35 juta-US$ 45 juta di tahun 2012. Seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan infrastruktur produksi batubara PT Triaryani di Sumatera Selatan.

"Capex tahun ini berasal dari dana right issue dan pinjaman bank nasional," jelas Direktur Keuangan SMMT Abed Nego, Kamis (13/9).

Ia menjabarkan, SMMT mengambil US$ 18 juta dari dana right issue. Lalu sisanya dari pinjaman bank yang kemungkinan bakal cair di kuartal empat.

"Setelah dananya mengucur, kami baru akan mengumumkan pihak bank mana yang menjadi partner pendanaan kami," tuturnya.

Dana capex takkan digunakan untuk mengembangkan produksi batubara di Kalimantan Selatan melalui PT International Prima Coal (IPC). Sebab belanja modal di sana sudah dituntaskan.

SMMT menguasai 85% saham di PT Triaryani dan memiliki 35% pada IPC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×