kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.720   76,91   1,36%
  • KOMPAS100 740   12,02   1,65%
  • LQ45 561   7,45   1,35%
  • ISSI 199   2,41   1,23%
  • IDX30 318   3,56   1,13%
  • IDXHIDIV20 391   1,72   0,44%
  • IDX80 84   1,30   1,56%
  • IDXV30 107   -0,03   -0,03%
  • IDXQ30 102   0,71   0,69%

Setelah tumbang pekan lalu, harga CPO melejit 0,8% hari ini


Senin, 18 April 2011 / 12:01 WIB
ILUSTRASI. Bijih nikel


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit atau crude palm oil (CPO) menguat untuk pertama kalinya dalam lima hari terakhir. Reli ini dipicu aksi investor yang memburu CPO pasca harganya tumbang ke level terendah dalam empat bulan terakhir.

Kontrak CPO untuk pengiriman Juni di Malaysian Derivatives Exchange (MDE) sempat melaju 0,8% ke level RM 3.261 atau setara US$ 1.079 per ton, pagi tadi. Adapun, hingga pukul 11.48 WIB, harganya masih menguat di RM 3.250 atau US$ 1.075,27 per ton.

"Ada beberapa aksi beli bargain hunting setelah empat sei perdagangan terakhir harganya jatuh," ujar Wakil presiden untuk perdagangan futures dan option dari OSK Investment Bank Bhd. Donny Khor.

Kontrak CPO sudah tumbang 18% dari level tertinggi 35 bulan terakhir yang tersentuh pada 10 Februari silam. Pemicunya, yaitu berakhirnya cuaca buruk menaikkan proyeksi produk CPO Indonesia dan Malaysia. Sementara, ekspor Malaysia turun 20,6% dalam 15 hari pertama bulan ini, sehingga stok pun naik ke level tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Sementara, pada 11 April lalu, Malaysian Palm Oil Board melaporkan produksi Malaysia naik 29,4% menjadi 1,42 juta ton pada Maret. Ini kenaikan terbesarnya sejak Juni 1999.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×