kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Setelah 5 hari melemah, harga CPO menguat 1,4%


Selasa, 28 Juni 2011 / 12:04 WIB
ILUSTRASI. Diet alkalin, diet keto, dan intermittent fasting adalah cara diet sehat yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)


Reporter: Rizki Caturini | Editor: Rizki Caturini

KUALA LUMPUR. Harga Crude Palm Oil (CPO) menguat untuk pertama kalinya setelah selama lima hari berturut-turut mengalami penurunan. Kenaikan harga CPO terjadi mengikuti kenaikan kedelai setelah kondisi pertanian di AS memburuk, sebagai eksportir kedelai terbesar dunia.

Harga kontrak CPO untuk pengiriman September 2011 naik 1,4% ke level 3.084 ringgit atau US$ 1.102 per metrik ton di Malaysia Derivatives Exchange. Sementara pada pukul 11:46 waktu setempat, harga CPO berada di level 3.072 ringgit.

Kemarin (27/6), harga kontrak CPO ditutup di posisi 3.042 ringgit ke level terendahnya sejak 27 Oktober 2010.

Pekan lalu, pemberian pupuk tanaman jagung dan kedelai di AS terhambat akibat frekuensi hujan yang turun cukup tinggi sehingga memperlambat pertumbuhan tanaman.

"Berita ini akan memimpin penguatan harga komoditi ini setelah melemah dalam empat hari terakhir," ujar Donny Khor Senior Vice President Futures& Options OSK Investment Bank Bhd.

Harga kedelai untuk pengiriman November 2011 meningkat 0,5% ke level US$ 13,215 per bushel di Chicago Board of Trade. Minyak kedelai untuk pengiriman Desember 2011 menguat 0,7% ke posisi 56,58 sen per pound.




Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×